Dengan mengenakan pakaian adat Pangsi dari Jawa Barat, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti memimpin langsung upacara Hardiknas 2025 di Bogor, Jawa Barat.
Forum Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah(Konsolnas Dikdasmen) yang berlangsung sejak 28-30 Maret 2025, di Depok, Jawa Barat, akhirnya secara resmi menyerahkan hasil rekomendasi
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti, menyoroti pro dan kontra perayaan wisuda saat kelulusan siswa jenjang pendidikan anak usia dini hingga pendidikan dasar dan menengah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti menyoroti praktik menyontek yang masih marak di satuan pendidikan, sebagaimana hasil survei Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini.
Menteri Mu`ti mengatakan data menunjukkan bahwa kemampuan membaca anak-anak Indonesia cukup memprihatinkan.
Selain mendorong kesiapan kerja, Mendikdasmen juga menekankan pentingnya membangun jiwa kewirausahaan di kalangan siswa SMK.
Perubahan dilakukan dengan mengubah indikator pencapaian yang lebih menekankan kepada aspek pendidikan nilai.
Hanya setahun berselang pasca dihapusnya jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di jenjang sekolah menengah atas (SMA), kini pemerintah mengeluarkan wacana untuk menghadirkan kembali ketiga jurusan tersebut.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) sedang mengkaji rencana pemberian bantuan untuk guru honorer, yang akan ditransfer langsung dari pusat.