Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan kembali membuka pendaftaran seleksi Calon Guru Penggerak dan seleksi Pengajar Praktik (pendamping) Program Guru Penggerak (PGP) angkatan 4 tahun 2021.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Wikan Sakarinto menargetkan 900 SMK Pusat Keunggulan (PK) yang terpilih tahun ini, sebagai pendorong perubahan bagi SMK lainnya.
Kemdikbud telah menyiapkan enam bentuk dukungan di antaranya penguatan SDM di satuan pendidikan vokasi. Mendikbud menekankan kembali pentingnya penguatan kepala sekolah, pengawas sekolah dan guru melalui program pelatihan dan pendampingan intensif.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) meluncurkan Merdeka Belajar episode kedelapan: SMK Pusat Keunggulan pada Rabu (17/3).
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Wikan Sakarinto mengatakan, kurikulum baru tersebut nantinya lebih fleksibel dan adaptif, guna mendukung program link and match SMK dengan industri.
Link and match pendidikan vokasi dan industri tidak boleh berhenti pada penandatanganan kerja sama (MoU) belaka. Lebih dari itu, industri dituntut untuk menyerap lulusan SMK.
Sebab, sebagai bagian dari pendidikan vokasi, lulusan SMK dituntut siap untuk terjun di dunia usaha dunia industri dan dunia kerja (Iduka).
Peserta mendapatkan materi Fuso Service Technician Education Program 1 Plus (F-STEP 1 Plus) yang sudah tersertifikasi
Program yang ditarget berlangsung selama 4,5 tahun ini terdiri dari enam semester di jenjang SMK, dan tiga semester di tingkat D2.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan melakukan revitalisasi pendidikan vokasi di 900 sekolah menengah kejuruan (SMK), yang berbasis industri 4.0.