Pemerintah Korea Utara dengan tegas membantah tudingan Amerika Serikat yang menyebut Pyongyang di balik serangan tersebut.
strategi tersebut bertujuan untuk menyelesaikan berbagai masalah antar-Korea dengan mendorong tanggapan dari Pyongyang
Kementerian unifikasi mengatakan akan terus mengejar cara damai untuk menyelesaikan krisis Korea Utara dengan membawa Pyongyang kembali ke dialog melalui sanksi dan tekanan.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) sedang dalam pembicaraan dengan Pyongyang mengenai kemungkinan kunjungan presiden Bach.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Igor Morgulov mengatakan pemerintah Rusia memmiliki jalur komunikasi khusus dengan Pyongyang
Pemerintah Jepang dan Korea Selatan dikabarkan mendeteksi sinyal radio yang mengindikasikan bahwa Pyongyang bersiap untuk melakukan uji coba rudal baru
Pemerintah China mengatakan, butuh usaha ekstra untuk menyelesaikan krisis nuklir Korea Utara melalui dialog setelah Donald Trump memasukkan nama Pyongyang sebagai negara yang mensponsori terorisme.
Pemerintah Pyongyang secara resmi belum menanggapi Washington atas penunjukan Korea Utara sebagai negara yang mensponsori terorisme bersama tiga negara lainnya, Iran, Sudan dan Suriah
Menteri Luar Negeri Amerika Seriakt, Rex Tillerson mengatakan, penetapan Korea Utara sebagai negara yang mensponsori terorisme akan membantu mencegah pihak ketiga mendukung Pyongyang
Ketegangan semakin menyulut di Korea Utara, Trump mengolok-olok musuh bebuyutannya, Kim, dengan licik menyebutnya pendek dan gemuk, setelah juru bicara Pyongyang menjuluki Trump seorang dotard.