Awal bulan ini, Raja Salman mengusulkan mengadakan dua pertemuan puncak di Mekah pada akhir 30 Mei untuk membahas "agresi dan konsekuensinya" yang baru-baru ini terjadi di kawasan itu.
Impor Saudi tumbuh 6,30 juta ton, atau 1,53 juta barel per hari (bph) setiap hari, dibandingkan dengan 1,07 juta bph pada periode tahun lalu.
Dengan dalih keadaan darurat nasional karena ketegangan dengan Iran, kongres yang menok keras penjualan sentara tersebut pun tidak bisa berbuat banyak pada Jumat (24/5) waktu setempat.
Murphy mengatakan Trump bisa saja menjadikan dalil ketegangan dengan Iran untuk membenarkan memasok lebih banyak senjata ke Arab Saudi.
Ketiga cendikiawan itu adalah, Syekh Salman al-Awdah, Awad al-Qarni dan Ali al-Omari.
Maliki pada Senin mengklaim bahwa Houthi telah menembakkan dua rudal balistik ke kota-kota Mekah dan Jeddah, tetapi keduanya telah dicegat oleh pertahanan udara Saudi.
Beberapa pengunjuk rasa dan aktivis hak asasi manusia juga berkumpul di pelabuhan, membawa spanduk bertuliskan, "Tidak untuk berperang."
Desakan itu menyusul meningkatanya ketegangan satu sisi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan sisi lain, sekutu Teluknya, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menyerukan diadakannya KTT Teluk dan Arab di Makkah pada 30 Mei menyusul serangan terhadap dua instalasi minyak di Arab Saudi dan empat kapal di lepas pantai UEA.
Kendati demikian, negara petrominyak tersebut tetap bersikukuh tidak menginginkan perang.