AS menjadi negara tujuan ekspor terbesar kedua Indonesia setelah China, hingga tarif impor Trump sebesar 32% menjadi sumber risiko bagi RI
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mendorong pemerintah untuk semakin intensif dalam melakukan diplomasi perdagangan dengan Amerika Serikat (AS).
Trump akan Longgarkan Aturan Ekspor Peralatan Militer
Kami melihat tantangan ini sebagai peluang untuk mempercepat reformasi struktural, mendorong diversifikasi pasar ekspor, serta mengembangkan industri bernilai tambah. Kemudahan berusaha juga perlu terus ditingkatkan agar Indonesia lebih kompetitif secara global.
Menjaga produk ekspor Indonesia dalam pasar internasional, (lebih baik) mencari pasar pengganti jika produk produk ekspor Indonesia terhambat akibat kebijakan tarif yang membuat tingkat harga tidak kompetitif.
Pemerintah harus segera membuat gebrakan untuk melindungi industri Indonesia yang biasa diekspor. Apalagi AS merupakan tujuan utama ekspor selain China dan Jepang.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengalami tekanan, terutama di sektor-sektor berorientasi ekspor seperti tekstil, produk karet, dan elektronik. Rupiah juga berisiko melemah seiring meningkatnya tekanan eksternal.
Mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) jadi favorit pasar ekspor seperti Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander serta Compat-SUV seperti Hyundai Creta
Berdasarkan data BPS, ekspor non migas tercatat USD20,84 miliar atau naik 2,29%
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin, mengungkapkan beberapa poin penting terkait laporan kinerja LPEI untuk tahun 2024.