Amerika Serikat (AS) cepat atau lambat akan bergabung kembali dengan rekan-rekannya pada kesepakatan nuklir 2015.
Bolton juga mengkritik kesepakatan nuklir 2015. Ia menyebutnya sebagai bencana diplomatik paling terburuk sepanjang sejarah Amerika.
Iran saat ini menerima delapan syarat dari pejabat AS jika ingin bertemu. Namun ia mengatakan, Iran tidak menginkan pertemuan sekarang maupun nanti.
Trump yang mendapat kesempaptan pertama berbicara, menegaskan kembali pernyataan pemerintahannya bahwa Iran adalah sponsor utama terorisme di dunia.
Jika di waktu yang akan datang kami melihat AS ingin membangun hubungan dengan tulus, maka keputusan kami akan berbeda dan atmosfer saat itu akan berubah
Presiden Iran Hassan Rouhani bertemu dengan Kepala Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde di New York, Amerika Serikat.
Negara-negara Teluk, Eropa dan `aktivis HAM` patut disalahkan atas serangan mematikan, menurut Iran
Generasi milenial harus muncul menjadi generasi cerdas ditahun politik dengan tidak mengembangkan kebencian karena perbedaan SARA sebab hal tersebut tidak tepat di Indonesia yang memang berdiri di atas keberagaman.
Bila selama ini pemerintah negara-negara Islam cenderung berfokus pada pendekatan ideologi, kini saatnya mengambil pendekatan bidang ekonomi, budaya dan sosial