Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah bukti terkait kasus dugaan suap usulan Dana Perimbangan Keuangan Daerah
Adu mulut itu membuat perawat rumah sakit meminta agar semua orang keluar dari lantai III rumah sakit. Termasuk penyidik dan Fredrich.
Sejauh ini, Novanto baru membayar uang denda Rp 500 juta. Dari uang pengganti itu, Novanto baru menyerahkan Rp 5 miliar kepada penyidik KPK.
Dalam proses penyidikan kasus ini, penyidik KPK diketahui telah memeriksa sejumlah saksi. Salah satunya mantan Sekretaris Jenderal Kemendagri Diah Anggraini.
Menurut Febri, dari uang Rp 4 miliar yang disita, terdapat Rp 3,7 miliar yang ditemukan tim penyidik di rumah orangtuanya Mustofa. Uang tersebut disimpan di lemari di sebuah kamar.
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah memenuhi panggilan penyidik Dirreskrimsus Polda Metro Jaya sebagai saksi terlapor atas dugaan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan Presiden PKS, Sohibul Iman.
Selain Jetski, penyidik juga menyita 6 unit mobil.
Di tengah perjalanan, Novanto mendapat kabar lewat ajudannya bahwa di kediamannya sudah ada beberapa penyidik KPK dan anggota Polri.
Penyidik lembaga antikorupsi mendalami sejumlah informasi soal beberapa kegiatan Partai Golkar yang diduga menggunakan uang dari pproyeke-KTP.
Sejauh ini total uang yang dikembalikan ke penyidik lembaga antikorupsi sekitar Rp 1,7 miliar.