Aksi tembak-tembakan itu pecah pada Sabtu pagi setelah pasukan India melancarkan operasi pencarian di daerah itu, di mana layanan internet ponsel sempat dimatikan.
Presiden Jokowi akan menjadi sasaran tembak kampanye negatif pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Sebagai calon incumbent, Jokowi menjadi sasaran empuk kampanye negatif para lawan politiknya.
Selain menjalani hukuman sembilan bulan di penjara, ia diperintahkan untuk membayar denda $ 14.000 kepada keluarga Nawara atas insiden tersebut.
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) meminta agar bandar narkoba ditembak mati di tempat tanpa harus melalui proses hukum.
Petempur Taliban juga telah mengkonfirmasi baku-tembak itu dan menyatakan, 14 personel keamanan tewas dalam bentrokan pada pagi hari.
Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana mengatakan operasi dihentikan, setelah pasukannya menang dalam baku tembak terakhir melawan pasukan bersenjata di beberapa bangunan di jantung Marawi
Tiga hari terakhir ini, terjadi baku tembak. Pada Sabtu, (21/10) dua anggota Brimob terkena tembakan dan harus dievakuasi ke Jakarta untuk menjalani perawatan.
Kedua anggota mengalami luka tembak saat kontak tembak antara Brimob dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kawasan gunung Sangker, Utikini, Tembagapura.
Korsel langsung menggelar latihan tembak-menembak di tepi pantai timur.
Pelaku JA melakukan perlawanan dengan senjata api revolver "airsoftgun" lalu lari sehingga ditembak.