China dan Rusia menolak rencana AS untuk memperpanjang embargo senjata PBB terhadap Iran bersama dengan kemungkinan dorongan untuk memicu kembalinya semua sanksi terhadap Teheran di Dewan Keamanan PBB.
China menolak mentah-mentah rencana Amerika Serikat (AS) untuk memperpanjang embargo senjata PBB terhadap Iran.
Tiongkok mengklaim kedaulatan penuh atas pulau itu dan hampir semua negara di dunia mematuhi kebijakan "Satu Cina" dan mengakui kedaulatan China atas Taiwan.
Amerika Serikat (AS) berusaha memperpanjangnya dengan segala cara, meskipun tidak ada alasan untuk merevisi ketentuan yang relevan dari perjanjian nuklir 2015 dan Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan kelompok militan itu, sebaliknya, telah membebaskan 132 tahanan pemerintah.
"Bela negara bukan berarti mengangkat senjata berperang dengan musuh, tetapi bersama-sama menangani Covid-19 dan menghindari tertular dari penyakit juga bagian dari bela negara dengan stay at home, menjaga jarak, memakai masker dan sebagainya," ujar Menpora
Mismari mengatakan bahwa keputusan gencatan senjata ini datang atas permintaan komunitas internasional, dan negara-negara sahabat.
Dunia menyadari bahwa Teheran tidak dapat diizinkan untuk menjual sistem senjata sementara negara itu terus mendatangkan malapetaka di Timur Tengah.
Gencatan senjata dua minggu yang diumumkan oleh koalisi yang memerangi kelompok Houthi yang berpihak Iran di Yaman berakhir pada hari Kamis