Polisi menemukan sejumlah benda di rumah terduga teroris antara lain dua jerigen cairan zat kimia, paku, peralon, tas rangsel, dan telepon genggam.
Sekitar 2.865 ton peluru dilaporkan telah ludes terjual sepanjang November di Amerika. Tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya.
Dari penggeledahan kamar kos KF, ditemukan botol-botol berisi cairan kimia, komputer jinjing, telepon genggam dan beberapa buku bertema jihad.
Belum diketahui barang bukti apa saja yang berhasil disita petugas dari rumah pasangan Rifai dan Juwariah yang merupakan orang tua KF.
Polisi melakukan menggeledahan rumah mertua Nur Solihin, bernama Winarto selama sekitar satu jam.
Menurut Kabag Mitra Biro Penmas Polri, Kombes Awi Setiyono, bahwa para tersangka yang telah membuat bom rakitan itu bertugas juga membuat sel-sel kecil teroris, yang disebut sebagai JADKN.
Polisi menyatakan, seorang perempuan anggota jaringan itu, Dian N Yulia (27), akan menjadi pelaku pemboman dengan cara bom bunuh diri.
Para pelaku, tambah Awi, termotivasi pandangan Daulah Islamiyah terkait perbuatan amaliyah (nyata). Masing-masing pelaku disebutkan memiliki peran masing-masing.
Empat orang yang ditangkap itu terkait dengan kasus penemuan bom di Bintarajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (10/12) kemarin.
Istana negara menjadi target sasaran ledakan bom berbentuk panci yang ditemukan di Bintara, Bekasi, Jwa Barat.