Kemenpora terus mendorong agar diprioritaskannya atlet muda untuk bertanding pada SEAG 2021 Vietnam.
Saya tahu ada mekanisme yang dipakai KONI untuk menentukan cabang olahraga yang akan diberangkatkan ke ajang multievent seperti Sea Games. Namun, konteks yang dialami pesenam Sutjiati ini juga harus disimak.
Pihaknya hanya akan mengirim atlet-atlet yang memungkinkan meraih prestasi di SEA Games dan Asian Games.
Menpora Amali menyadari dinamika yang terjadi sejak diputuskannya pengiriman cabang olahraga yang bertanding di SEA Games Vietnam.
Chandra juga menegaskan, bahwa proses review cabor yang akan berangkat dan dipertandingkan di SEA Games dilakukan dengan profesional, melibatkan berbagai pihak yang sangat berkompeten.
Saya memberikan apresiasi terhadap terhadap tim review kemenpora yang tetap memberangkatkan atlet Indonesia yang berpotensi meraih emas ke ajang SEA Games 31 di Vietnam ini.
Kami menetapkan cabang olahraga itu berdasarkan hasil review.
Menpora Amali mengatakan, saat ini di Kemenpora ada tim review yang terdiri dari akademisi, pakar, KONI dan KOI yang melakukan review terhadap cabang olahraga yang dikirim ke ajang internasional.
Setelah kami menyampaikan tentang kesiapan dan juga penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah, akhirnya dalam rapat yang dipimpin Pak Presiden tadi telah diputuskan kita siap, bersedia menjadi tuan rumah ASEAN Paragames 2022.