Djokovic sempat mengajukan banding atas keputusan Menteri Imigrasi Alex Hawke yang membatalkan visanya dengan alasan mengancam ketertiban umum karena kehadirannya akan mendorong sentimen antivaksinasi di tengah wabah COVID-19 terparah di Australia.
Hakim David O`Callaghan mengatakan pada Sabtu pengadilan akan bekerja sama dengan semua pihak mengenai pertanyaan apakah persidangan harus didengar oleh hakim tunggal atau pengadilan penuh di kemudian hari.
Pernyataan itu muncul ketika Menteri Imigrasi Australia, Alex Hawke sedang mempertimbangkan apakah akan membatalkan visa petenis nomor 1 dunia itu menjelang Australia Terbuka di tengah kontroversi mengenai pengecualian medis dari persyaratan vaksin COVID-19 negara itu.
Hakim memutuskan untuk membebaskan petenis Novak Djokovic dari penahanan imigrasi, sekaligus mengembalikan visa yang sebelumnya dibatalkan oleh pemerintah Australia.
Pemerintah Australia mencabut visa petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, jelang penyelenggaraan Australia Open. Djokovic ditahan di bandara selama beberapa jam, sebelum pejabat perbatasan mengumumkan bahwa dia tidak memenuhi aturan masuk.
Tidak semua warga asing patuh pada aturan imigrasi, yang punya visa kunjungan saja bisa disalahgunakan, apalagi yang tidak. Makanya fungsi pengawasan itu yang paling penting.
Masa TKA yang datang pada industri smelter ini berkualifikasi pekerja kasar dan dengan visa kunjungan. Ini kan merugikan kita. Pemerintah tentunya harus memastikan soal ini, agar tidak menjadi isu liar di tengah masyarakat
Kedua negara juga telah membuat MOU pembebasan visa resiprokal bagi pemegang paspor diplomatik, paspor dinas dan paspor khusus yang rencananya diberlakukan Awal Desember 2021.
Karena masalah visa, tim Afghanistan tiba di Uni Emirat Arab (UEA) terlambat dan sedikit kurang matang, setelah hanya memainkan tiga pertandingan internasional T20 melawan Zimbabwe sejak Maret tahun lalu karena pandemi COVID-19.