Delegasi Asosiasi Mubaligh dan Mubalighah Indonesia (AMMIN) yang dipimpin oleh Sulaeman Hayyun pada Jumat, 16 November 2018, bersilaturahmi kepada Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW)
Dalam pertemuan itu Hidayat mengatakan bahwa Indonesia saat ini sangat terbuka bagi lulusan dari Timur Tengah dan pesantren.
Rakyat Indonesia pernah mengalami era dimana kedaulatan rakyat hanya sebatas jargon dan hanya muncul sebagai pemanis belaka, namun saat ini, di era kini harus disyukuri bahwa kedaulatan rakyat benar-benar terasa dan mendapatkan tempat tertingginya.
Diskusi hasil kerjasama Biro Humas MPR dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen ini juga menghadirkan pembicara Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah dan pengamat politik Siti Zuhro.
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengajak semua lapisan masyarakat untuk gemar mengunjungi museum. Karena museum merupakan tempat untuk menyimpan jejak peradaban bangsa.
Musabaqah Hifzhil Qur`an (MHQ) merupakan perlombaan membaca dengan tartil atau murottal hafalan Al Qur’an. Cabang lomba ni bertujuan menguji sejauh mana kelancaran hapalan Al-Qur’an peserta.
Di hadapan ratusan anggota Serikat Pekerja Nasional (SPN), Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan dirinya untuk kedua kalinya bertemu dengan mereka dalam acara yang sama
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) menguji kemampuan mereka tentang adanya kata iman, takwa, dan akhlak mulia di UUD NRI Tahun 1945. "Di pasal berapa dan ayat berapa?", dirinya bertanya.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan dalam menjaga bhinneka tunggal ika, bangsa Indonesia telah melalui berbagai ujian dan kekhawatiran. Kebhinnekaan Indonesia tetap tunggal ika dan Indonesia tetap NKRI.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid didampingi Pimpinan Fraksi PKS MPR Soenmanjaya Rukmandis menerima peserta program Pendidikan Kaderisasi Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor.