https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Facebook Digugat Atas `Kehilangan Kendali` Data Pengguna

Redaksi | Rabu, 10/02/2021 10:07 WIB



Facebook mengatakan kepada BBC News bahwa Facebook dituntut karena kehilangan kendali atas data sekitar satu juta pengguna di Inggris dan Wales. (Foto: BBC News)

Jurnas.com - Dugaan kegagalan terungkap dalam skandal Cambridge Analytica, di mana data yang diambil digunakan untuk iklan selama pemilu.

Jurnalis Peter Jukes, yang memimpin aksi tersebut, mengklaim bahwa datanya telah disusupi.

Facebook mengatakan kepada BBC News bahwa "tidak ada bukti" data pengguna Inggris atau UE telah ditransfer ke Cambridge Analytica.

Baca juga :
Saudi Razia Massal Pendatang Ilegal, 9.576 Orang Ditangkap

Namun kasus terhadap raksasa teknologi tersebut, yang diperkirakan akan berlangsung setidaknya selama tiga tahun, akan memperdebatkan "hilangnya kendali" atas data pribadi pengguna yang membutuhkan kompensasi individu.

Pengambilan informasi pribadi pengguna Facebook oleh aplikasi pihak ketiga menjadi inti dari skandal privasi Cambridge Analytica, yang terungkap pada tahun 2018.

Baca juga :
Komisi X Sebut Bali Jadi Role Model Pemanfaatan Data BPS

Aplikasi Cambridge Analytica di Facebook telah mengumpulkan data orang yang berinteraksi dengannya - dan data teman yang tidak memberikan persetujuan.

Dan kasus ini diwakili oleh firma hukum Hausfield "atas nama teman-teman Facebook itu".

Baca juga :
Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

Mr Jukes mengatakan dia ingin memastikan situasi tidak bisa muncul lagi.

Tindakan tersebut meminta ganti rugi dari Facebook karena gagal mematuhi Data Protection Act 1998.

Seorang juru bicara Facebook mengatakan: "Investigasi Kantor Komisaris Informasi atas masalah ini, termasuk penyitaan dan interogasi server Cambridge Analytica, tidak menemukan bukti bahwa data pengguna Inggris atau UE ditransfer oleh (pengembang aplikasi) Dr (Aleksandr) Kogan ke Cambridge Analytica . "

Namun Jukes mengatakan kepada BBC News bahwa ini bukan tentang "ke mana perginya datanya", melainkan "Facebook tidak peduli".

"Mereka tidak menjaganya," katanya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Facebook Data Cambridge Analytica Jukes

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777