https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menristekdikti Pastikan Motor Gesits Diproduksi Tahun Ini

Mutiul Alim | Selasa, 07/08/2018 07:29 WIB



Menristekdikti berharap konsep pengisian ulang baterai Gesits tak ubahnya seperti pembelian tabung gas elpiji yang sudah familiar di masyarakat. Menristekdikti Mohamad Nasir dan penampakan motor listrik Gesits

Jakarta – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir memastikan sepeda motor listrik buatan Indonesia, Gesits akan mulai diproduksi tahun ini oleh PT. Wijaya Karya.

Namun sebelum motor listrik tersebut diproduksi dan dinikmati oleh masyarakat, Nasir terlebih dahulu memastikan kesiapan sejumlah regulasi, serta metode pengisian ulang baterai litium, yang nantinya akan ditempatkan di jaringan SPBU Pertamina.

Menristekdikti berharap konsep pengisian ulang baterai Gesits tak ubahnya seperti pembelian tabung gas elpiji yang sudah familiar di masyarakat.

Baca juga :
Politikus Golkar Maman Abdurrahman Dinilai Cocok Jadi Menteri UMKM

“Bagaimana caranya nanti pertukaran unit baterai (battery swap) bisa dilakukan di jaringan-jaringan SPBU Pertamina. Dengan begitu, masyarakat pengguna bisa menukar baterai, semudah mereka mengisi bensin di SPBU,” kata Menristekdikti, pada Senin (7/8) di Jakarta lewat siaran pers.

Sementara Direktur Utama PT. WIKA Tumiyana menyampaikan kesiapan PT. WIKA untuk memproduksi Gesits tahun ini. Dikatakan, dalam tahap awal pabrik perakitan akan mampu memproduksi 50.000 unit per tahun.

Baca juga :
Pimpinan DPR dan Pelaku Industri Motor Listrik Gelar Audiensi

“Sebagai tahap awal kami telah memiliki fasilitas industri perakitan yang siap memproduksi 50 ribu unit. Kapasitas ini akan kami tingkatkan secara bertahap hingga mencapai 100 ribu unit per tahun,” ujar Tumiyana.

Hal senada juga disampaikan oleh CEO PT Gesits Technologies Indo (GTI) Harun Sjech. Model produksi Gesits akan dilucurkan pada September 2018 mendatang, dengan target menggunakan 100 persen produk dalam negeri pada 2020 nanti.

Baca juga :
Anggaran Subsidi Gede, Motor Listrik Baru Laku 15 Ribu Unit

“Seperti kata Menristekdikti bahwa saat ini 89 persen komponen untuk Gesits sudah mampu dibuat di dalam negeri. Tapi bukan berarti 11 persen komponen yang saat ini masih diimpor tidak bisa kita buat sendiri. Saat ini sudah ada pihak-pihak nasional yang mampu menciptakan komponen-komponen itu. Namun untuk skala industri masih memerlukan waktu sedikitnya setahun,” terang Harun.

Gesits merupakan sepeda motor listrik yang mengandalkan baterai litium. Untuk pengisian ulang baterai berteknologi canggih ini, para pengguna Gesits hanya butuh menukarnya dengan baterai yang telah terisi di gerai-gerai penukaran yang akan disebar secara luas di tengah masyarakat.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gesits Motor Listrik Kemristekdikti

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777