https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Astronom Zurich Temukan Enam Galaksi Gelap Baru

Redaksi | Kamis, 24/05/2018 11:30 WIB



Astronom tertarik untuk memahami bagaimana galaksi terbentuk, serta bagaimana bintang-bintang muncul dari gas difus dari medium intergalaksi. Galaksi gelap Galaxi dark hasil penemuan astronot (foto:upi)

Jakarta - Para ilmuwan telah menemukan enam kandidat galaksi gelap baru, atau galaksi dengan sedikit atau tidak ada bintang. Seperti yang dapat dibayangkan, para kandidat yang tidak memiliki bintang, atau hampir tanpa bintang ini tidak terlalu terang, membuat mereka sangat sulit ditemukan.

Astronom tertarik untuk memahami bagaimana galaksi terbentuk, serta bagaimana bintang-bintang muncul dari gas difus dari medium intergalaksi. Galaksi gelap menjanjikan wawasan ke dalam misteri ini. Sayangnya, galaksi gelap masih hanya bersifat hipotetis.

Jika dikonfirmasi, galaksi gelap bisa memberi para astronom kilasan galaksi sebelum pembentukan bintang dimulai dengan sungguh-sungguh. Galaksi teoretis terdiri dari gas dan materi gelap, tetapi belum mengembangkan kemampuan untuk membentuk bintang dengan keteraturan apa pun.

Baca juga :
Mendiktisaintek Diminta Libatkan Kampus dalam Proyek Giant Sea Wall

Untuk mempelajari galaksi gelap, ilmuwan pertama-tama harus menemukannya, dan tim astrofisikawan di ETH Zurich telah mengembangkan teknik untuk melakukannya.

Dilansir UPI, untuk menemukan enam kandidat galaksi gelap yang terperinci di kertas baru mereka, para ilmuwan menggunakan quasar sebagai senter.

Baca juga :
Fakta Menarik Pink Moon yang Jarang Diketahui, Bisa Dilihat dari Indonesia?

Quasars adalah lubang hitam supermasif yang sangat terang. Akresi mereka memancarkan sinar ultraviolet. Sinar berenergi tinggi memicu emisi fluoresen dalam atom hidrogen yang disebut garis Lyman-alpha. Cahaya dari quasar membuat galaksi gelap di dekatnya dapat terlihat sebentar.

Para ilmuwan sebelumnya telah menggunakan teknik serupa untuk mencari galaksi gelap, tetapi peneliti ETH Zurich menargetkan quasar lebih jauh daripada yang mungkin sebelumnya. Mereka juga memberikan kandidat galaksi gelap terdekat dalam profil spektrum penuh.

Baca juga :
Fenomena Langka Mei 2026, Bulan Purnama Muncul Dua Kali dalam Sebulan

"Survei lapangan integral kami memberikan cakupan sensitivitas hampir seragam atas volume besar di ruang kapal merah di sekitar quasar serta informasi spektral penuh di setiap lokasi," tulis para peneliti.

Upaya mereka mengungkapkan enam kandidat galaksi gelap yang kuat dari total 200 emitter Lyman-alpha.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Galaksi Gelap Astronom Penelitian

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777