https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pasangan Pangeran Harry dan Meghan Markle di "Teror"

Supianto | Jum'at, 23/02/2018 07:09 WIB



Polisi dipercaya sedang memeriksa apakah insiden tersebut terkait dengan sebuah paket berisi bubuk putih yang dikirim ke Parlemen sehari kemudian Pangeran Harry dan Meghan Markle (foto: Hollywood Life)

Jakarta - Sebuah paket berisi zat mencurigakan dan surat rasis yang dikirim ke Istana St James, kabarnya ditujukan kepada Pangeran Harry dan tunangannya Meghan Markle.

"Zat tersebut sudah diuji dan dikonfirmasikan tidak mencurigakan," demikian keterangan pihak kepolisian, Met dalam sebuah pernyataan.

Ia mengatakan saat ini belum ada oknum yang dicurigai. Namun, pihaknya terus malakukan penyelidikan. Sebelumnya, pihak kepolisian mengatakan, paket tersebut dikirim ke istana pada Senin, dan hanya berisi zat.

Baca juga :
Meghan Markle Hadirkan Suasana Nostalgia di Season 2 Acara Gaya Hidupnya

Namun, pernyataan tersebut diperbaharui pada Kamis (22/2) malam waktu setempat. "Polisi sedang menyelidiki setelah sebuah paket berisi zat dikirim ke Istana St James pada Senin, 12 Februari.

"Petugas juga menyelidiki dugaan komunikasi berbahaya yang berkaitan dengan paket yang sama, dan dianggap sebagai kejahatan rasial," jelasanya.

Baca juga :
Meghan Markle Dituduh Pangeran William Menikahi Adiknya Pangeran Harry Demi Kekayaan

Menurut menurut Evening Standard, polisi dipercaya sedang memeriksa apakah insiden tersebut terkait dengan sebuah paket berisi bubuk putih yang dikirim ke Parlemen sehari kemudian.

Istana St James, yang sangat dekat dengan Istana Buckingham, merupakan rumah bagi beberapa anggota Keluarga Kerajaan dan kantor keluarga mereka, termasuk Putri Kerajaan, Putri Beatrice dan Eugenie dan Putri Alexandra, sepupu pertama Ratu.

Baca juga :
Bagaimana Posisi Ratu Camilla tentang Perselisihan Raja Charles dan Pangeran Harry

Hal ini terletak sekitar dua mil dari Istana Kensington, di mana Pangeran Harry dan Markle tinggal.

Pangeran Harry pertama kali mengkonfirmasi hubungannya dengan aktris blesteran, Amerika pada  November 2016 dengan mengeluarkan pernyataan keras tentang pelecehan media dan rasisme terhadapnya di media sosial.

Pernyataan dari sekretaris persnya, Jason Knauf, mengatakan, "Seminggu yang lalu, ia melihat sebuah garis yang disilangkan."

"Pacarnya, Meghan Markle, mengalamami rasisme dan pelecehan," jelasanya

"Beberapa di antaranya sangat umum  dipajang di halaman depan sebuah surat kabar nasional; nada rasial potongan komik, seksisme, rasisme media sosial dan komentar artikel web secara langsung," sambungnya.

Ia mengatakan bahwa Pangeran Harry khawatir dengan keamanan kekasihnya, Markle. Dan sangat kecewa karena ia belum dapat melindunginya.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pangeran Harry Meghan Markle

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777