https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Meningkat 29,81 Persen, Ekspor Produk Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Butuh Cold Chain End to End

Aliyudin Sofyan | Selasa, 28/01/2025 10:58 WIB



Ekspor Indonesia masih didominasi oleh tiga provinsi yang mencapai 33,65 persen dari seluruh ekspor nasional. Founder & CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi dalam sebuah seminar logistik. Foto: sci/jurnas

JAKARTA, Jurnas.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia secara kumulatif pada periode Januari-Desember 2024 mencapai USD264,70 miliar atau naik 2,29 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Ekspor kumulatif nonmigas mencapai USD248,83 miliar atau naik 2,46 persen.

Selama Januari-Desember 2024, ekspor nonmigas Indonesia menurut sektor industri pengolahan meningkat 5,33 persen dibanding Januari-Desember 2023 yang disumbang oleh peningkatan ekspor logam dasar mulia.

Ekspor produk pertanian, kehutanan, dan perikanan meningkat 29,81 persen yang disebabkan peningkatan ekspor kopi, sementara ekspor produk pertambangan dan lainnya turun 10,20 persen yang disumbang penurunan ekspor batubara.

Baca juga :
Cegah Ebola, Bahrain Tangguhkan Kedatangan Wisatawan dari 3 Negara Afrika

“Mengingat sebagian jenis produk/komoditas kelompok itu bersifat mudah rusak (perishable) maka dibutuhkan implementasi rantai dingin (cold chain) secara end-to-end,” kata Founder & CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi, Selasa (28/1/2025).

Untuk penyimpanannya, kata Setijadi, selain gudang dingin (cold storage), diperlukan juga beberapa teknologi khusus, seperti controlled atmosphere storage (CAS).

Baca juga :
Menkeu Purbaya Sebut Penerimaan Pajak Tahun Ini Naik 16,1 Persen

Menurutnya, peningkatan ekspor kelompok produk pertanian, kehutanan, dan perikanan perlu menjadi pemacu peningkatan ekspornya lebih lanjut mengingat Indonesia mempunyai banyak jenis produk/komoditas dalam kelompok itu.

Setijadi juga menyoroti kebutuhan teknologi pengemasan dan pengepakan yang mempengaruhi kondisi produk/komoditas, serta proses konsolidasi untuk meningkatkan efisiensi dan ekonomi skala proses pengangkutan dan penyimpanan produk/komoditas karena faktor kapasitas produksi setiap pelaku usaha yang relatif kecil dan ketersebaran wilayahnya.

Baca juga :
20 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

“Hilirisasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sangat penting dan perlu direncanakan secara komprehensif sebagai strategi pengembangan industri yang berfokus pada pengolahan dan penambahan nilai produk untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, dan daya saing produk,” ujarnya.

 

Belum Merata

Kepala Laboratorium Supply Chain Management, Program Studi Teknik  Industri Universitas Widyatama, Verani Hartati menyoroti kontribusi ekspor yang belum merata antar wilayah.

Berdasarkan data BPS, ekspor Indonesia masih didominasi oleh tiga provinsi yang mencapai 33,65 persen dari seluruh ekspor nasional pada Januari-Desember 2024, yaitu Jawa Barat yang menyumbang sebesar USD37.872,3 juta (14,31 persen), Jawa Timur sebesar USD25.716,1 juta (9,72 persen), dan Kalimantan Timur sebesar USD25.461,5 juta (9,62 persen).

Verani mendorong peningkatan ekspor berdasarkan produk atau komoditas pertanian, kehutanan, dan perikanan potensial setiap wilayah. Hal ini tidak hanya untuk kepentingan ekspor, tetapi juga untuk pertumbuhan ekonomi masing-masing wilayah.

“Program peningkatan ekspor wilayah itu harus didukung dengan peningkatan aksesibilitas dan konektivitas logistik yang dilakukan secara sinergis antar kementerian/lembaga, baik untuk transportasi laut maupun transportasi hinterland,” katanya.

“Peningkatan konektivitas logistik harus dilakukan berdasarkan pemetaan rantai pasok (supply chain mapping) melalui identifikasi wilayah-wilayah pasokan dan negara-negara tujuan ekspor. Selain itu, perlu pengembangan hub & spoke yang tepat, termasuk penetapan pintu-pintu ekspor,” pungkas Verani.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

SCI Logistik Rantai Dingin Cold Chain

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777