https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menlu: Iran dan AS Masih Saling Kirim Pesan

Vaza Diva | Senin, 01/06/2026 11:10 WIB



Pemerintah Iran menyatakan komunikasi dengan Amerika Serikat (AS) terkait peluang tercapainya kesepakatan masih terus berlangsung. Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi (Foto: Ant)

Teheran, Jurnas.com - Pemerintah Iran menyatakan komunikasi dengan Amerika Serikat (AS) terkait peluang tercapainya kesepakatan masih terus berlangsung.

Hingga kini, kedua negara disebut masih bertukar pesan untuk mencari titik temu di tengah ketegangan yang belum sepenuhnya mereda.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa belum ada keputusan atau hasil final yang bisa dijadikan dasar untuk menarik kesimpulan mengenai arah hubungan kedua negara.

Baca juga :
Berkaca dari Perang Irak, Trump Sebut AS Tak akan Ganggu Militer Iran

“Pembahasan dan pertukaran pesan masih terus berlangsung. Sampai hasil yang jelas tercapai, tidak mungkin membuat penilaian apa pun. Semua yang sedang dikatakan saat ini hanyalah spekulasi dan tidak seharusnya dianggap serius,” ujar Araghchi melalui Telegram, pada Minggu (31/5).

Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump menggelar pengarahan intelijen di Washington pada Jumat (30/5).

Baca juga :
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei

Dalam kesempatan itu, Trump menyebut akan mengambil keputusan akhir terkait isu Iran. Namun sejumlah media di AS melaporkan bahwa belum ada kesepakatan definitif yang berhasil dicapai.

Di sisi lain, laporan The New York Times menyebut Trump telah mengajukan persyaratan yang lebih ketat dalam upaya mencapai kesepakatan dengan Teheran.

Baca juga :
Iran Kecam Serangan Amerika Serikat di Bandar Abbas

Pemerintah AS juga dikabarkan telah menyampaikan proposal baru kepada Iran sebagai bagian dari proses negosiasi yang masih berjalan.

Hubungan kedua negara kembali memanas setelah AS dan Israel melancarkan serangan bersama ke sejumlah wilayah Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menimbulkan korban sipil.

Ketegangan sempat mereda ketika Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata sementara selama dua pekan pada 7 April.

Namun, upaya diplomasi lanjutan yang berlangsung di Islamabad tidak menghasilkan terobosan berarti.

Kebuntuan dalam perundingan itu kemudian memicu langkah lanjutan dari AS berupa blokade terhadap sejumlah pelabuhan Iran.

Meski demikian, Trump memutuskan memperpanjang penghentian permusuhan guna memberikan kesempatan kepada Teheran untuk menyusun proposal perdamaian.

Hingga kini, proses negosiasi masih berlangsung dan belum ada indikasi kuat mengenai kapan kesepakatan antara kedua negara dapat tercapai. (Sputnik/RIA Novosti-OANA)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pemerintah Iran Amerika Serikat Konflik Timur Tengah Abbas Araghchi Donald Trump

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777