https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

MSF Sebut Wabah Ebola di RD Kongo Sangat Mengkhawatirkan

Muhammad Habib Saifullah | Minggu, 31/05/2026 14:30 WIB



Perkembangan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo(DRC) sangat mengkhawatirkan Arsip foto - Pekerja Palang Merah membersihkan ambulans sebelum mengangkut korban Ebola ke rumah sakit di Mubende (Luke Dray/Getty Images)

Jakarta, Jurnas.com - Perkembangan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo(DRC) sangat mengkhawatirkan, kata Wakil Direktur operasi Medecins Sans Frontieres (Doctors Without Borders), Alan Gonzalez pada Sabtu (30/5).

"Dua pekan menyusul pengumuman wabah penyakit Ebola di Provinsi Ituri, situasinya sangat mengkhawatirkan dan menjadi sumber kecemasan yang nyata bagi masyarakat dan petugas kesehatan garis depan," katanya melalui pernyataan.

Menurutnya, kecepatan penyebaran Ebola belum pernah terjadi sebelumnya, dan mereka yang berada di lapangan tidak mampu mengimbangi hal tersebut.

Baca juga :
WHO Minta Pembatasan Perjalanan Akibat Ebola Ditinjau Ulang

Dugaan kasus Ebola baru ditemukan setiap hari, tetapi proses pemeriksaan yang lamban menghambat hasil diagnosis tepat waktu. Kapasitas pemeriksaan harus segera ditingkatkan agar situasi tersebut, setidaknya dapat dikendalikan sebagian, katanya.

Pernyataan itu disampaikan saat Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus saat melakukan kunjungan tingkat tinggi ke Ituri.

Baca juga :
Saudi Jamin Haji 2026 Bebas dari Ebola hingga Hantavirus

WHO telah menyatakan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Menurutnya, lebih dari 900 kasus suspek Ebola dilaporkan di Republik Demokratik Kongo, termasuk 223 kematian yang diduga akibat penyakit tersebut.

Baca juga :
Cegah Ebola, Bahrain Tangguhkan Kedatangan Wisatawan dari 3 Negara Afrika

Wabah Ebola sebelumnya di DRC berakhir pada Oktober 2025.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Virus Ebola Negara Afrika Republik Demokratik Kongo

Terpopuler

Sabtu, 30/05/2026 07:07 WIB
Humanika

30 Mei 2026: Cek Daftar Peringatan di Dunia Hari Ini

Jum'at, 29/05/2026 08:08 WIB
Ototekno

Bezzecchi Kejar Mimpi Menang di MotoGP Italia 2026

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777