https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

PBB: Serangan Israel di Lebanon Hambat Penyaluran Bantuan

Muhammad Habib Saifullah | Sabtu, 30/05/2026 17:10 WIB



PBB menyatakan bahwa serangan Israel ke Lebanon menghambat penyaluran bantuan Asap mengepul menyusul serangan Israel di Nabatieh, Lebanon, 28 Mei 2026 (Foto: Reuters)

Beirut, Jurnas.com - Semakin sering pasukan Israel menyerang target di Lebanon selatan, semakin besar pula hambatan terhadap kapasitas tanggap darurat dan akses pengiriman bantuan, demikian disampaikan badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (29/5).

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/OCHA) mengatakan bahwa di Kegubernuran Nabatieh, serangan pada Kamis (28/5) dilaporkan berdampak pada jalan utama di Distrik Marjayoun, yang sangat penting untuk evakuasi medis darurat, pergerakan pekerja bantuan, serta akses masyarakat terhadap barang dan layanan esensial.

Pada Kamis yang sama, sumber-sumber lokal melaporkan bahwa serangan udara terpisah menewaskan sedikitnya delapan orang di Maarakah, Kegubernuran Selatan. Tiga orang lainnya tewas, sementara sekitar 37 orang luka-luka di kamp pengungsi Palestina Al Buss.

Baca juga :
Lebanon Kecam Serangan Israel yang Merusak Situs-situs Budaya

Perintah evakuasi berulang kali memaksa keluarga-keluarga meninggalkan rumah mereka, yang kemudian terpaksa kembali lagi seiring kondisi keamanan yang terus berubah-ubah. Tempat-tempat penampungan di Kota Tyre dilaporkan sudah mencapai kapasitas maksimal, dan keluarga-keluarga yang mengungsi semakin banyak yang pindah ke utara, meninggalkan rumah mereka.

"Meski menghadapi berbagai kendala tersebut, PBB dan mitra-mitra kemanusiaannya terus menyalurkan bantuan penyelamat nyawa ke seluruh penjuru negeri," kata OCHA.

Baca juga :
56 Orang Tewas dalam Sehari Akibat Serangan Israel ke Lebanon

Sejak 2 Maret, Program Pangan Dunia (World Food Programme/WFP) dan mitranya telah mendistribusikan lebih dari 11 juta makanan panas dan dingin kepada masyarakat yang terdampak konflik, sementara Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) dan mitra-mitra penampungan telah menyediakan lebih dari 170.000 selimut dan 130.000 kasur bagi keluarga yang mengungsi, imbuh OCHA.

Imran Riza, koordinator kemanusiaan PBB untuk Lebanon, pada Jumat mengatakan bahwa dirinya sangat prihatin atas meningkatnya intensitas pertempuran serta dampak perintah evakuasi yang memengaruhi masyarakat di seluruh negara itu. Dia menyinggung soal laporan bahwa serangan udara melukai warga sipil ketika mereka berupaya melarikan diri dari daerah-daerah yang berada di bawah perintah evakuasi.

Baca juga :
Serangan Terbaru Israel Tewaskan Lima Orang di Gaza

Mengutip data resmi Lebanon, OCHA mengatakan sedikitnya 3.355 orang tewas dan 10.095 lainnya luka-luka sejak eskalasi terjadi pada 2 Maret menyusul perang AS-Israel melawan Iran.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Serangan Israel Penyaluran Bantuan PBB Bantuan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777