https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Asal Usul dan Sejarah Peringatan Hari Matematika Internasional

Vaza Diva | Sabtu, 14/03/2026 11:05 WIB



Hari Matematika Internasional, yang kini dirayakan secara global, memiliki akar sejarah yang unik, memadukan konstanta kuno, tradisi unik ilmuwan. Ilustrasi - ini sejarah dan asal usul peringatan hari matematika setiap tangal 14 Maret (Foto: Unsplash)

Jakarta, Jurnas.com - Bagi sebagian besar orang, tanggal 14 Maret mungkin hanyalah tanggal biasa dalam kalender.

Namun, bagi komunitas sains dan pendidikan, tanggal ini merupakan perayaan besar yang menyatukan dunia dalam angka.

Hari Matematika Internasional, yang kini dirayakan secara global, memiliki akar sejarah yang unik, memadukan konstanta kuno, tradisi unik ilmuwan, hingga pengakuan resmi organisasi dunia.

Baca juga :
Lima Lokasi Samsat Keliling pada Hari Sabtu

Asal-usul peringatan ini bermula dari popularitas `Pi Day` atau Hari Pi. Tradisi ini pertama kali dicetuskan pada tahun 1988 oleh fisikawan Larry Shaw di San Francisco Exploratorium.

Pemilihan tanggal 14 Maret didasarkan pada format penulisan tanggal di Amerika Serikat, yaitu 3/14, yang sesuai dengan tiga angka pertama dari konstanta $pi$ (Pi), yakni 3,14.

Baca juga :
Hari Ini, Emas Antam Naik Jadi Rp2,8 Juta per Gram

Konstanta ini merupakan rasio keliling lingkaran terhadap diameternya, sebuah angka ajaib yang mendasari berbagai rumus penting dalam fisika dan arsitektur kuno.

Seiring berjalannya waktu, perayaan Hari Pi tidak lagi hanya sekadar tradisi memakan kue pai atau perlombaan menghafal digit angka.

Baca juga :
Hari Ini, Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Naik

Komunitas matematika global merasa perlu adanya pengakuan yang lebih luas untuk menekankan peran matematika dalam kemajuan peradaban manusia. Melalui dorongan dari International Mathematical Union (IMU), usulan tersebut akhirnya dibawa ke ranah internasional.

Pada November 2019, sesi ke-40 Konferensi Umum UNESCO secara resmi menetapkan 14 Maret sebagai Hari Matematika Internasional (IDM).

Penetapan resmi ini memperluas makna perayaan. Jika sebelumnya fokus utama hanya pada angka Pi, kini setiap tahunnya dipilih tema khusus yang menyoroti bagaimana matematika membantu menjawab tantangan dunia, mulai dari pemodelan perubahan iklim, kecerdasan buatan, hingga analisis penyebaran penyakit.

Menariknya, tanggal ini juga bertepatan dengan dua peristiwa besar dalam dunia sains: hari kelahiran fisikawan jenius Albert Einstein dan hari wafatnya kosmolog legendaris Stephen Hawking, yang semakin menambah kesakralan tanggal tersebut bagi para pecinta ilmu pengetahuan.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

14 Maret Hari Matematika Internasional Peringatan Dunia Hari Sabtu

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777