https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Matahari Berotasi dengan Kecepatan Berbeda di Setiap Bagiannya, Kok Bisa?

Agus Mughni | Selasa, 03/02/2026 08:59 WIB



Matahari, bintang di pusat Tata Surya, berotasi pada porosnya, namun tidak berputar sebagai satu kesatuan seperti planet padat Matahari terbenam di atas Gaza, dilihat dari sisi perbatasan Israel antara Gaza dan Israel. REUTERS

Jakarta, Jurnas.com - Matahari, bintang di pusat Tata Surya, berotasi pada porosnya, namun tidak berputar sebagai satu kesatuan seperti planet padat. Hal ini terjadi karena Matahari tersusun dari plasma panas yang memungkinkan setiap bagian bergerak dengan kecepatan berbeda.

Karena sifat tersebut, waktu yang dibutuhkan Matahari untuk menyelesaikan satu putaran tidak bersifat tunggal dan bergantung pada lokasi pengukuran. Bagian ekuator berotasi lebih cepat dibandingkan wilayah yang mendekati kutub.

Dikutip dari Live Sicience, pengamatan menunjukkan ekuator Matahari menyelesaikan satu rotasi terhadap bintang jauh dalam sekitar 25 hari, sementara wilayah kutub membutuhkan waktu lebih dari 34 hari. Perbedaan ini dikenal sebagai rotasi diferensial dan terutama terjadi di lapisan luar Matahari yang bersifat dinamis.

Baca juga :
Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Lebih Pipih dari Perkiraan Selama Ini

Sementara itu, lapisan yang lebih dalam seperti zona radiatif menunjukkan rotasi yang lebih seragam dengan periode sekitar 26 hari. Namun, kecepatan rotasi inti Matahari hingga kini masih belum dapat diukur secara pasti.

Pemahaman tentang rotasi Matahari berawal dari pengamatan bintik matahari yang bergerak melintasi permukaannya, yang telah dilakukan sejak abad ke-17. Metode ini kemudian dikembangkan dan menjadi dasar pengukuran rotasi Matahari sebelum teknologi modern tersedia.

Baca juga :
Benarkah Bumi Satu-Satunya Planet yang Memiliki Oksigen?

Saat ini, para ilmuwan menggunakan teknik seperti helioseismologi dan pengukuran pergeseran Doppler untuk mempelajari rotasi internal Matahari. Pendekatan ini memungkinkan pemetaan gerakan plasma dari permukaan hingga ke lapisan dalam.

Rotasi diferensial Matahari memiliki peran penting dalam pembentukan medan magnet dan aktivitas Matahari, termasuk suar dan lontaran massa korona. Fenomena tersebut dapat memicu badai geomagnetik yang berdampak pada satelit, komunikasi, dan sistem navigasi di Bumi.

Baca juga :
Astronom Temukan Petunjuk Planet Y, Dunia yang Mungkin Guncang Tata Surya

Karena itu, rotasi Matahari bukan sekadar fenomena astronomi, melainkan kunci untuk memahami perilaku bintang yang paling berpengaruh bagi kehidupan di planet kita. Penelitian tentangnya terus dikembangkan seiring meningkatnya kebutuhan memprediksi cuaca antariksa secara akurat. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Rotasi Matahari Poros Matahari Tata Surya

Terkini | Jum'at, 03/04/2026 22:33 WIB

Humanika

Mengenang Mosi Integral M Natsir dan Usulan 3 April Diperingati Hari NKRI

News

Kemensos-BPS Percepat Pembaruan DTSEN, Penyaluran Bansos Bakal Lebih Cepat

News

Bensin Mahal, Kendaraan Listrik Laris Manis di Selandia Baru

News

Korut Hancurkan Kota Penyangga Stasiun Rudal, Disinyalir Ekspansi

Olahraga

Duo Manchester dan Juventus Berebut Tanda Tangan Sandro Tonali

News

Bangladesh Pangkas Jam Kantor, Siswa Sekolah dari Rumah

News

Trump Ancam Serang Jembatan dan Pembangkit Listrik Iran

News

PBB Bakal Voting Resolusi Selat Hormuz, China Menentang

Ekonomi

Dony Oskaria Dorong Pengembangan Poultry Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Humanika

MUI Soroti Agresi AS dan Israel, Desak PBB Tegakkan Keadilan Global

News

Menhan AS Mendadak Copot Kepala Staf Angkatan Darat, Ada Apa?

Olahraga

Tiga Klub Raksasa Inggris Incar Morgan Rogers, Harganya Tembus Rp2 Triliun

News

Bulgaria Ogah Ikut Operasi Militer di Hormuz, Belanda Siap Kirim Pasukan

Olahraga

Direktur Olahraga Liverpool Ingin Hengkang Usai Mengeluarkan Dana Banyak

Humanika

Mengenal Penamaan Selat Hormuz, Jalur Maritim Paling Strategis di Dunia

Ekonomi

Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Dipersiapkan Matang dan Menyeluruh

Olahraga

Adeyemi Masuk Radar Barcelona, Dortmund Pasang Harga Tinggi

Olahraga

Rodri Dapat Tawaran Kontrak Baru di Manchester City

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777