https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

CCP, Lembaga Baru yang Bakal Dibentuk BI Kelola Pasar Uang

Untung Subagja | Senin, 16/09/2024 13:05 WIB



Selain itu, CCP bertugas meningkatkan volume transaksi valuta asig (valas) serta menentukan efisiensi penentuan harga Gedung Bank Indonesia (Wikipedia)

Jakarta, Jurnas.com - Bank Indonesia (BI) bakal bentuk lembaga keuangan baru yang disebut Central Counterparty (CCP) yang bertugas mengelola pasar uang dan valuta.

Selain itu, CCP bertugas meningkatkan volume transaksi valuta asig (valas) serta menentukan efisiensi penentuan harga.

CCP juga akan bergerak dalam bidang penguatan pasar domestik (nondelivery forward/DNDF).

Baca juga :
Ini Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban Sesuai Syariat Islam

Dengan begitu, risiko transaksi yang tinggi dapat lebih terpusat dalam satu lembaga yang mengelola transaksi valas.

"Kami berencana meluncurkan pada 30 September ini," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo.

Baca juga :
KPK Periksa Pengusaha Heri Black Terkait Korupsi Bea Cukai

Pembentukan CCP ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), serta amanat Financial Stability Board G-20 kepada para anggotanya.

Sementara itu, roadmap CCP akan fokus kepada integrasi tahapan pengembangan produk, harga, pelaku pasar, serta infrastruktur. CCP juga nantinya akan disinergikan dengan implementasi framework pengawasan, penguatan status CCP, dan recovery and resolution plan yang krusial bagi penguatan CCP berstandar internasional.

Baca juga :
KPK Panggil Muhadjir Effendy Terkait Korupsi Kuota Haji

Menurut Perry, peluncuran lembaga CCP ini juga akan dilakukan bersama delapan lembaga bank ternama di Indonesia. Bank-bank tersebut terdiri dari bank Mandiri, BNI, BCA, Permata, Maybank, CIMB Niaga, BRI, dan Danamon. "Sudah ada delapan pelaku pasar yang sepakat ikut bersama, kami mohon restunya," ucap Perry.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan pembentukan CCP ini merupakan bentuk konkret antara BI, OJK, self regulatory organization (SRO), dan industri dalam upaya pengembangan pasar uang yang modern dan maju.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bank Indonesia CCPS Valuta Pasar Uang

Terkini | Minggu, 21/06/2026 11:02 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777