https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Simbara Sukses Genjot Penerimaan Negara Hingga Rp7,1 Triliun

Untung Subagja | Senin, 22/07/2024 20:05 WIB



Penerimaan negara tambahan dengan melakukan analisa data dan profiling resiko dari pelaku usaha itu bisa dicegah kebocoran Rp 2,53 triliun Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto Kemenkeu)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, sistem pelacakan daring kegiatan pertambangan, yakni Sistem Informasi Pengelolaan Batubara (Simbara) telah sukses naikkan penerimaan negara hingga Rp 7,1 triliun sejak diluncurkan pada 2022 lalu.

Simbara telah berikan capaian langsung yang signifikan untuk penerimaan negara. Mulai dari pencegahan modus ilegal mining hingga penyelesaian piutang oleh pelaku usaha.

"Mengenai beberapa manfaat, seperti mencegah illegal mining, menerima tambahan dari PNBP, bahkan memaksa perusahaan untuk membayar piutang mereka," ungkapnya, dalam acara "Launching dan Sosialisasi Implementasi Komoditas Nikel dan Timah melalui Simbara" di Kementerian Keuangan, Senin (22/7/2024).

Baca juga :
7 Wilayah yang Kerap Jadi Sasaran Aksi Begal

Sri Mulyani memerinci, Simbara berhasil melakukan pencegahan kebocoran penerimaan negara dari modus ilegal mining dan penghindaran pembayaran penerimaan negara dengan capaian senilai Rp 3,47 triliun.

"Kemudian penerimaan negara tambahan dengan melakukan analisa data dan profiling resiko dari pelaku usaha itu bisa dicegah kebocoran Rp 2,53 triliun," ujar Sri Mulyani.

Baca juga :
Asal Usul Kata Begal, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Dulu

Selain itu, Simbara juga berhasil melakukan penyelesaian piutang dengan mengimplementasikan automatic blocking system untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha. Kegiatan ini menyumbang penerimaan negara senilai Rp 1,1 triliun.

"Ini hanya dari batu bara. Makanya kalau sekarang kita dengan nikel dan timah yang tadi disebutkan sebagai mineral yang nomor 1 dan nomor 2 terbesar di dunia, ini akan memberikan potensi (penerimaan negara) Rp 10 triliun," kata Sri Mulyani.

Baca juga :
Cukai Palsu Terbongkar, Indikasi Peredaran Rokok Ilegal Masih Masif
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sri Mulyani SIMBARA Penerimaan Negara

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777