https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pemerintah Yakin Bisa Capai Target Emisi Karbon Nol Persen

Untung Subagja | Selasa, 19/09/2023 23:05 WIB



Saat ini emisi karbon per kapita Indonesia baru mencapai 2,3 ton per tahun atau lebih rendah dari rata-rata dunia yang sebesar 4,5 ton per kapita per tahun. Illustrasi Karbon PLTU Batubara. (Foto Istimeewa)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pastikan target emisi karbon nol akan dicapai Indonesia tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi.

"Kita bisa capai emisi karbon nol pada 2060 dan bisa lebih cepat. Tapi kita tidak ingin pertumbuhan ekonomi kita terganggu," kata Luhut dalam Marine Spacial Plannings & Services Expo di Jakarta, Selasa (19/9/2023).

Menurut Luhut, saat ini emisi karbon per kapita Indonesia baru mencapai 2,3 ton per tahun atau lebih rendah dari rata-rata dunia yang sebesar 4,5 ton per kapita per tahun.

Baca juga :
Diperingati Setiap 21 Mei, Ini Sejarah dan Makna Hari Meditasi Sedunia

Emisi karbon per kapita Indonesia juga lebih rendah dari negara-negara maju yang bisa mencapai 15 ton per kapita per tahun.

Namun jumlah emisi karbon Indonesia tersebut bisa dikurangi secara bertahap tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi.

Baca juga :
10 Contoh Ucapan Hari Reformasi Nasional, Cocok untuk Postingan Medsos

Dia mengungkapkan, langkah-langkah Indonesia menurunkan emisi karbon antara lain mengurangi 39 persen sampah yang dibuang ke laut, mendirikan titik pengolahan sampah yang ditargetkan pada 2027 dapat memproses 30 ribu ton sampah per hari, menanam ulang mangrove di lahan seluas 600 ribu hektare, dan transisi energi.

Saat ini sumber listrik Indonesia masih dipasok oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara, tapi ke depan, Luhut optimis sumber listrik perlahan-lahan dapat dipasok oleh pembangkit listrik dari energi baru dan terbarukan (EBT).

Baca juga :
Peringatan Hari Reformasi Nasional Setiap 21 Mei, Ini Sejarahnya

Dengan memastikan kebutuhan listrik terpenuhi dari sumber-sumber yang lebih ramah lingkungan , Indonesia bisa mencapai target menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2045.

“Teknologi berkembang sangat pesat. Saya lihat, bukan tidak mungkin suatu ketika batu bara (sebagai sumber PLTU) tidak akan jadi masalah lagi, karena emisi karbonnya bisa ditangkap,” kata Luhut menerangkan.

Luhut mengatakan potensi listrik dari EBT sebesar 37 gigawatt (gw) dan bisa mencapai 3600 gw dari optimalisasi solar panel apung di danau-danau di Indonesia.

“Sekarang solar panel baru bisa digunakan di siang hari, di malam hari belum ada baterai yang bisa menyimpan listrik. Kalau teknologi itu berkembang, (solar panel) itu akan bisa digunakan,” kata Luhut.

Dia mengatakan untuk menjadi negara maju, perekonomian Indonesia yang saat ini masih tumbuh 5 persen juga diharapkan dapat mencapai 6 persen pada 2026 dengan hilirisasi produk sumber daya alam, termasuk produk yang berasal dari laut.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Emisi Karbon Listrik

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777