https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Harga Referensi CPO Meningkat Periode 16-31 Juli 2023

Supianto | Minggu, 16/07/2023 07:22 WIB



Peningkatan HR CPO ini dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya indikasi penguatan ekspor dibandingkan dengan periode Mei. Tumpukan kelapa sawit saat melakukan panen di salah satu perkebunan di Indonesia. (Foto istimewa)

JAKARTA, Jurnas.com – Harga Referensi (HR) produk minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BLU BPD-PKS), atau biasa disebut Pungutan Ekspor (PE), untuk periode 16–31 Juli 2023 adalah USD 791,02/MT.

Nilai ini meningkat sebesar USD 43,79, atau 5,86 persen, dari periode 1–15 Juli 2023 yang tercatat sebesar USD 747,23/MT.

Penetapan ini tercantum dalam `Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1157 Tahun 2023 tentang Harga Referensi CPO yang Dikenakan BK dan Tarif Layanan Badan Layanan Umum BPD-PKS` untuk periode 16–31 Juli 2023.

Baca juga :
Hukuman Petinggi Wilmar Group Diperberat Jadi 8 Tahun Penjara

"Saat ini HR CPO mengalami peningkatan yang menjauhi ambang batas sebesar USD 680/MT. Untuk itu, merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku saat ini maka pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 33/MT dan PE CPO sebesar USD 85/MT untuk periode 16–31 Juli 2023," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Budi Santoso.

BK CPO periode 16–31 Juli 2023 merujuk pada kolom angka empat lampiran huruf C Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK/0.10/2022 jo. Nomor 123/PMK.010/2022 yang sebesar USD 33/MT.

Baca juga :
Kejagung Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Ombudsman

Sementara itu, PE CPO periode tersebut merujuk pada lampiran huruf C Peraturan Menteri Keuangan Nomor 103/PMK.05/2022 jo. Nomor 154/PMK.05/2022 yang sebesar USD 85/MT. Nilai BK dan PE CPO tersebut meningkat dibandingkan periode 1–15 Juli 2023.

Peningkatan HR CPO ini dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya indikasi penguatan ekspor dibandingkan dengan periode Mei terutama dari negara Malaysia, yang tidak diimbangi dengan peningkatan produksi di Malaysia.

Baca juga :
Kejagung Geledah Kantor dan Rumah Komisioner Ombudsman

"Faktor lainnya adalah peningkatan harga minyak kedelai," imbuhnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Harga Referensi Minyak Sawit CPO Crude Palm Oil Harga Referensi CPO

Terpopuler

Olahraga

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777