https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Target Pemerintah Jadikan 30 Juta Pelaku UMKM Go Digital pada 2024 Tak Bisa Ditunda

Syafira | Sabtu, 10/06/2023 07:07 WIB



Target Pemerintah Jadikan 30 Juta Pelaku UMKM Go Digital pada 2024 Tak Bisa Ditunda Ilustrasi UMKM Go Digital. (Dok. Warta Ekonomi)

Jurnas.com – Era transformasi digital membuat bisnis melaju kencang. Layanan dan transaksi bisnis makin mudah dan cepat serta makin luas jangkauan pemasarannya. Hal itu tentu menuntut pelakunya, terlebih pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), berbenah dan ikut berubah cepat.

”Go digital merupakan tuntutan dan keharusan yang mesti dijawab kalangan UMKM. Karena pasar dan selera serta jangkauannya juga berubah. Untuk meraihnya, strategi pemasaran tak bisa lagi mengandalkan cara konvensional,” ujar Meithiana Indrasari, sekretaris Yayasan Cendikia Utama, saat tampil dalam diskusi literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) secara ”chip in” di acara Bazar UMKM dan Pesta Rakyat ”Lamongan Tempo Doeloe”, Jumat (9/6) malam, di Lapangan Gajah Mada, Lamongan, Jawa Timur.

Diskusi lurung (offline) bertajuk ”Digital Marketing bagi UMKM Pemula”, yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Lamongan ke-454, itu juga menghadirkan dua narasumber lain. Yakni: Sekretaris PWI Jawa Timur Eko Pamuji, dan dosen - praktisi IT yang juga Treasure Member ACSB East Java E. Rizky Wulandari, serta Yuria Sabrina sebagai moderator. Acara juga dimeriahkan dengan lawak Cak Silo dkk, musik tradisional, dan dolanan anak.

Baca juga :
Ketua Komisi VII: UMKM Harus Jadi Andalan Hadapi Goncangan Ekonomi Global

Meithiana menambahkan, pasar digital wajib dijamah dan dikuasai lebih mumpuni oleh kalangan UMKM. Karena itu, target pemerintah menjadikan 30 juta pelaku UMKM go digital pada 2024 tak bisa ditunda agar tak tergerus zaman. ”Salah satu kecakapan pelaku usaha di era digital adalah penguasaan digital marketing. Ini penting untuk mengintip dan menyeleksi keinginan buyer potensial di pasar digital yang kini tersebar di banyak platform lokapasar,” ujar Methiana.

Sementara itu, Rizky Wulandari menyebut digital marketing sangat membantu membuat pasar usaha apa pun bisa menjual produknya lebih luas. Dan, sudah tentu lebih cepat ditransaksikan, apalagi sistem pembayaran lewat dompet digital dan m-banking menjadikan transaksi lebih real time, seketika.

Baca juga :
Kementerian UMKM Dorong Gen-Z Kembangkan Produk Sawit Berdaya Saing

”Hal itu memudahkan penjual dan pembeli memproduksi order dan mengirim pesanan kepada pelanggan. Cuma, tetap hati-hati dalam bertransaksi. Kedua pihak mesti saling mengenali. Paham penjual dan buyer yang kredibel. Jangan bertransaksi dengan akun abal-abal,” pesan Rizky Wulandari.

Dari sudut pandang etika, Eko Pamuji mengatakan, hal penting yang mesti dipahami dalam menggarap digital marketing – khususnya UMKM pemula – adalah etika digital. Saat menawarkan produk, berkomunikasi dengan buyer di beragam lokapasar, tetaplah menjaga etika komunikasi seperti dunia nyata.

Baca juga :
Kemenko PM Luncurkan Program Perintis Berdaya Connect untuk Perkuat UMKM

”Jaga bahasa dan tulisan. Saat menawarkan, pilih kalimat yang lembut dan jangan abaikan tata krama dunia nyata. Karena yang kita hadapi saat bertransaski adalah manusia nyata. Bukan sekadar angka dan deretan karakter,” ujar Eko, yang juga dosen - praktisi media dan Komunikasi.

Eko Pamuji menambahkan, mari rayakan kemajuan teknologi untuk membantu bisnis lebih berkembang. ”Namun, sekali lagi, jangan abaikan etika, karena kita manusia yang mesti mengendalikan teknologi. Jangan sebaliknya, dikendalikan teknologi,” pungkas Eko Pamuji.

Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.

Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.

Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kemenkominfo IMCD Digital UMKM

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777