https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

WHO: Keharusan Moral Temukan Asal-usul Covid-19

Untung Subagja | Selasa, 14/03/2023 01:05 WIB



Dia menulis untuk menandai tiga tahun sejak WHO pertama kali menggunakan kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (Dirjen WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: AFP)

Jakarta, Jurnas.com - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, menemukan asal-usul COVID-19 adalah keharusan moral dan semua hipotesis harus dieksplorasi.

Sebuah lembaga AS dilaporkan oleh Wall Street Journal telah menilai pandemi tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh kebocoran laboratorium China yang tidak disengaja, meningkatkan tekanan pada WHO untuk memberikan jawaban.

Beijing menyangkal penilaian yang akan segera dipublikasikan setelah Dewan Perwakilan Rakyat AS memberikan suara minggu ini untuk mendeklasifikasikannya.

Baca juga :
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3

"Memahami asal-usul #COVID19 dan mengeksplorasi semua hipotesis tetap: keharusan ilmiah, untuk membantu kita mencegah wabah di masa depan (dan) keharusan moral, demi jutaan orang yang meninggal dan mereka yang hidup dengan #LongCOVID," cuit Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Sabtu malam.

Dia menulis untuk menandai tiga tahun sejak WHO pertama kali menggunakan kata "pandemi" untuk menggambarkan wabah global COVID-19.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Aktivis, politisi, dan akademisi mengatakan dalam surat terbuka akhir pekan ini bahwa fokus peringatan itu harus pada pencegahan terulangnya peluncuran vaksin COVID-19 yang tidak merata, dengan mengatakan hal ini menyebabkan setidaknya 1,3 juta kematian yang dapat dicegah.

Pada tahun 2021, tim yang dipimpin WHO menghabiskan waktu berminggu-minggu di dalam dan sekitar Wuhan, China di mana kasus manusia pertama dilaporkan dan dikatakan dalam laporan bersama bahwa virus tersebut mungkin telah ditularkan dari kelelawar ke manusia melalui hewan lain, tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut. China mengatakan tidak diperlukan lagi kunjungan.

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi

Sejak itu, WHO telah membentuk kelompok penasehat ilmiah tentang patogen berbahaya tetapi belum mencapai kesimpulan tentang bagaimana pandemi dimulai, dengan mengatakan bahwa data kunci hilang.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

WHO Covid-19

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777