https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Jelang Nataru, Kemendag Klaim Stok dan Harga Pangan Terkendali

Redaksi | Sabtu, 24/12/2022 08:56 WIB



Jelang Nataru, Kemendag klaim stok dan harga pangan terkendali Illustrasi-Pedagang Bahan Pokok di pasar Tradisional. (Foto ist/Jurnas)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, memastikan stok dan harga bahan pangan terkendali menjelang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, begitu juga harga kebutuhan pangan di pasar tradisional hingga ritel modern stabil.

Hasil pemantauan Mendag Zulhas di Superindo, tercatat harga gula Rp 13.500 per kg, telur Rp 27.000 per kg, minyak goreng Rp 14.000 - 21.900 per liter, daging sapi Rp 130.000 per kg, bawang putih Rp 26.950 per kg, ayam Rp 34.000 per kg, serta beras premium sesuai harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp12.800 per kg. 

Berdasarkan pemantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag, harga telur ayam ras dan cabai mulai turun. Sementara komoditas lainnya relatif stabil.  "Harga rata-rata nasional telur ayam ras Rp 31.500 per kg, 8,6% di atas harga acuan di tingkat konsumen sebesar Rp 27.000 per kg akibat peningkatan permintaan," kata Mendag Jum`at (23/12). 

Baca juga :
Menkeu Purbaya Sebut Penerimaan Pajak Tahun Ini Naik 16,1 Persen

Mendag Zulhas menjelaskan, saat ini harga di tingkat peternak (farmgate) di sekitar Rp 25.000 per kg mulai turun dari minggu-minggu sebelumnya yang mencapai Rp27.500 per kg. Sedangkan, harga Cabai tercatat turun sekitar 2,4% dibandingkan minggu sebelumnya seiring pasokan dari sentra yang mulai meningkat.

Ketua Umum PAN ini, juga meminta pemerintah daerah turun tangan jika terdapat kenaikan harga pangan lebih dari 5% dari harga acuan di wilayahnya. Intervensi itu dilakukan melalui subsidi biaya transportasi angkut maupun subsidi harga.

Baca juga :
20 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Subsidi bahan pangan itu masuk dalam komponen Belanja Tidak Terduga (BTT) yang diambil 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU) setiap daerah. "Kalau harganya naik lebih 5 persen, wali kota akan turun tangan. Pemerintah akan melakukan segala upaya agar barangnya tersedia dan harganya terjangkau," papar Mendag Zuhas.

 

Baca juga :
Sering Dianggap Remeh, Ini Bahaya Konsumsi Makanan Gosong bagi Tubuh
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Mendag Zulhas Nataru pangan terkendali

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777