https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Cakupan Imunisasi Dini Harus Diperluas Sebagai Upaya Cegah Penyebaran Penyakit

Aliyudin Sofyan | Jum'at, 01/07/2022 15:23 WIB



Program imunisasi anak yang dicanangkan pemerintah harus mendapat dukungan penuh dari para pemangku kepentingan. Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Berbagai upaya pencegahan penyebaran penyakit harus konsisten untuk menghindari terjadinya ledakan penyakit di masa datang. Cakupan imunisasi harus diperluas sejak dini dengan memperkuat data base dan kesadaran masyarakat.

"Di tengah potensi ancaman sejumlah penyakit saat ini, berbagai upaya untuk mencegah ancaman itu terjadi harus terus dikedepankan dalam rangka melindungi setiap warga negara," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/7).

Kementerian Kesehatan RI telah mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 pada pertengahan Mei 2022 lalu untuk seluruh provinsi di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Selanjutnya tahap II dilaksanakan mulai Agustus 2022 bagi provinsi di pulau Jawa dan Bali.

Baca juga :
Hadapi Penyakit Masa Depan, RI Perlu Perkuat Biobank Riset

Menurut Lestari, program imunisasi anak yang dicanangkan pemerintah harus mendapat dukungan penuh dari para pemangku kepentingan.

Apalagi, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan, sekitar 1,7 juta anak Indonesia belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap selama pandemi COVID-19, dengan jumlah terbanyak di Jawa Barat, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat dan DKI Jakarta.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Bulan Imunisasi Anak Nasional dengan vaksin yang disediakan pemerintah secara gratis, ujar Rerie, seharusnya mendapat perhatian dari banyak pihak.

Rerie berharap para pemangku kepentingan di pusat dan daerah ikut mendorong agar BIAN dimanfaatkan masyarakat secara luas.

Baca juga :
Lebanon Laporkan 2.969 Orang Tewas Akibat Serangan Israel Sejak Maret

Secara umum, ujar Rerie, pemerintah telah menyusun sejumlah strategi untuk menggalakkan imunisasi rutin pada anak guna memberikan perlindungan dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Strategi itu antara lain, tambahnya, menambah tiga jenis imunisasi rutin pada anak dari sebelumnya 11 antigen menjadi 14 antigen, digitalisasi data imunisasi, dan imunisasi anak akan dilakukan melalui undangan di aplikasi.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Imunisasi Kementerian Kesehatan Penyakit

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777