Pelaku Peledak Bom gereja oikumen, Samarinda, Kalimantan Timur
Jakarta - Pelaku peledak bom berdaya ledak rendah di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, melakukan kejahatannya secara berencana. Tersangka bernama Juhanda membutuhkan waktu selama tiga hari untuk merakitnya.
"Bom dirakit sendiri selama tiga hari. Kemudian pada (hari Minggu), pelaku mendatangi TKP dan melempar bom itu ke halaman gereja," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Senin.Boy mengatakan, Juhanda belajar merakit bom di Aceh pada kurun waktu 2009-2011. Menurutnya, hingga saat ini sebanyak 15 orang saksi telah diminta keterangannya dalam penyidikan kasus tersebut.Identitas pelaku bom Gereja Oikumene adalah Juhanda (32 tahun) alias Joh alias Muhammad bin Aceng Kurnia. Juhanda diketahui bekerja sebagai buruh dan tinggal di sebuah masjid tanpa nama yang terletak di Jalan Cipto Mangunkusumo RT 4 Kelurahan Sengkotek Kecamatan Samarinda Seberang.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Gereja Oikumene Gereja Dibom Samarinda Terorisme PGI Gomar Gultom













