Rabu, 22/09/2021 02:53 WIB

Irwan Demokrat Sindir Arteria Dahlan: Dia Tak Paham, Lupa Ajaran Soekarno

Partai Demokrat angkat bicara soal tudingan politikus PDIP, Arteria Dahlan yang menyalahkan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena memilih warna biru putih untuk pesawat kepresidenan, yang dianggap tak menggambarkan Indonesia.

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Demokrat, Irwan. (Foto: Dok. Jurnas)

Jakarta, Jurnas.com - Partai Demokrat angkat bicara soal tudingan politikus PDIP, Arteria Dahlan yang menyalahkan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena memilih warna biru putih untuk pesawat kepresidenan, yang dianggap tak menggambarkan Indonesia.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat Irwan merasa aneh dengan tudingan yang Arteria sematkan ke SBY. Sebab, Demokrat tidak mempermasalahkan warna merah putih yang dipilih sebagai cat baru pesawat kepresidenan tersebut.

Menurutnya, Demokrat hanya meminta kejelasan secara terbuka dan transparan dari pihak Istana soal latar belakang dan tujuan dari pengecatan ulang pesawat tersebut di tengah kondisi Pandemi Covid-19.

"Tidak ada yang protes kok apalagi terkait masalah warna. Silakan saja bagi penguasa mau cat warna apa yang penting dijelaskan dengan terbuka latar belakang dan tujuan pengecatan dan perubahan warnanya," kata Irwan Fecho pria ini akrab disapa saat dikonfirmasi, Rabu (4/7).

"Istana ini suka diam-diam dan tiba-tiba saja ramai di publik. Persis tahun lalu juga tiba-tiba Istana sewa pesawat Garuda untuk pesawat kepresidenan dan mengecat merah dan diberi logo lalu ujung-ujungnya batal," sambungnya.

Lebih lanjut, Anggota Komisi V DPR ini juga mempertanyakan momentum pengecatan yang dilakukan di tengah pandemi, sementara pemerintah sendiri masih terus mencari kekurangan anggaran untuk penanganan pandemi.

Soal anggaran yang sudah dialokasikan di APBN 2019, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR ini mengingatkan bahwa anggaran tersebut bisa direalokasi atau direfocusing untuk pandemi.

"Terpenting juga kan terkait momentumnya apalagi situasi begini, tangani pandemi saja masih kelimpungan cari pendanaan, coba yang masih bisa ditunda ya tunda aja. Kalau alasannya tahun 2019 sudah dibahas anggarannya ya gampang kok cukup di realokasi atau refocusing program dan anggarannya," terang Irwan Fecho.

Oleh karena itu, legislator asal Kalimantan Timur ini menilai bahwa Arteria telah keliru besar jika menyalahkan SBY soal warna pesawat. Seharusnya bangsa Indonesia berterimakasih karena, SBY bisa membeli pesawat kepresidenan setelah 69 tahun Indonesia tidak memilikinya.

"Arteria nggak paham itu. Ajaran Soekarno untuk Jasmerah pun dia lupa. PDIP dulu malah tolak keras pembelian pesawat kepresidenan ini bahkan saat Jokowi jadi presiden di 2014 mereka usulkan agar dijual. Ini kok aneh bin lucu tiba-tiba bicara pesawat kepresidenan," tandas Irwan.

TAGS : Warta DPR Komisi V DPR Demokrat Pesawat Kepresidenan PDIP Arteria Dahlan Irwan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :