Sabtu, 18/09/2021 14:29 WIB

Berat Hadapi Pandemi, Lion Air Group Rumahkan 8000 Karyawan

Lion Air Group tetap beroperasi secara bertahap, rata-rata mengoperasikan 10-15% dari kapasitas normal sebelum pandemi Covid-19, yakni rerata 1.400 penerbangan per hari.

Pesawat Wings Air anggota Lion Air Group (Foto: Muti)

JAKARTA, Jurnas.com – Lion Air (JT), Wings Air (IW), Batik Air (ID) member of Lion Air Group merumahkan sekitar 5.700 hingga 8.000 karyawannya atau setara dengan 25%-35% dari jumlah karyawan yang mencapai 23.000 orang.

Keputusan ini sebagai upaya manajemen mempertahankan bisnisnya di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Keputusan berat tersebut diambil bertujuan utama sebagai konsentrasi efektif dan efisien, sejalan mempertahankan bisnis yang berkesinambungan dan perusahaan tetap terjaga, merampingkan operasi perusahaan, mengurangi pengeluaran dan merestrukturisasi organisasi di tengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal dari dampak pandemi Covid-19,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan tertulis yang diterima jurnas.com di Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Danang mengatakan, saat ini Lion Air Group tetap beroperasi secara bertahap, rata-rata mengoperasikan 10-15% dari kapasitas normal sebelum pandemi Covid-19, yakni rerata 1.400 penerbangan per hari.

Dengan frekuensi terbang yang menurun, maka kondisi pendapatan pun sangat minimal. Sementara perusahaan masih mempunyai komitmen finansial yang harus dipenuhi.

Kondisi tersebut, menyebabkan jumlah produksi pekerjaan dengan sumber daya manusia tidak berimbang).

“Selama mereka (karyawan) yang berstatus dirumahkan, Lion Air Group akan berusaha membantu memberikan dukungan biaya hidup sesuai kemampuan perusahaan,” kata Danang.

Perusahaan juga akan memberikan mereka pelatihan secara virtual (online) sesuai dengan bagian (unit) masing-masing.

“Keputusan ini berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut,” katanya.

TAGS : Lion Air Group Merumahkan Karyawan pandemi Covid-19




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :