Sabtu, 24/07/2021 08:02 WIB

Menembus Posisi Lima Teratas Pemimpin Pasar ASEAN

PT Surveyor Indonesia (Persero) yang berkolaborasi dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) dan PT Socufindo (Persero) yang tergabung dalam BUMN Jasa Survei, bertekad menembus posisi lima teratas pemimpin pasar (top 5 market leader) di Asia Tenggara (Asean) pada 2024 mendatang

Ilustrasi industri (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com – Persiapan pembentukan Holding BUMN Jasa Survei terus dimatangkan. Program yang dimotori oleh Kementerian BUMN ini akan menyatukan beberapa BUMN dengan karakteristik bisnis serupa, dengan tujuan memperbesar skala dan daya saing.

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan BUMN Jasa Survei merupakan satu dari sembilan holding yang masuk dalam Rencana Strategi (Renstra) Kementerian BUMN 2020-2024.

“Urgensi dari pembentukan holding BUMN ini agar peran BUMN sebagai agen pembangunan lebih optimal mendukung tercapainya program pemerintah melalui sinergi BUMN, hilirasi, dan kandungan lokal, pembangunan ekonomi daerah, dan kemandirian keuangan (financial resillience),” ujar Erick pada November 2020 lalu.

Menyambut program ini, PT Surveyor Indonesia (Persero) yang berkolaborasi dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) dan PT Socufindo (Persero) yang tergabung dalam BUMN Jasa Survei, bertekad menembus posisi lima teratas pemimpin pasar (top 5 market leader) di Asia Tenggara (Asean) pada 2024 mendatang, serta mengoptimalkan layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Komersial 2 PT Surveyor Indonesia (Persero), Darwin Abas pada 28 April 2021 lalu, di sela-sela kegiatan ‘Sosialisasi Persiapan Holding BUMN Jasa Survei’ di wilayah regional Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Menurut Darwin, kunci keberhasilan yang harus dipegang oleh semua pihak untuk menyukseskan holding ini ialah 3K, yaitu Kolaborasi (Collaboration), Komunikasi (Communication), dan Koordinasi (Coordination).

“Dengan kolaborasi kita dapat saling melengkapi, baik dari segi layanan jasa, kompetensi sumber daya manusia, maupun peralatan dan aset,” terang Darwin.

Dengan kompetensi dan aset tersebut, diharapkan dapat mendukung program pemerintah, termasuk pemulihan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Sebagaimana diketahui, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Mei 2021 lalu, pertumbuhan ekonomi (economic growth) Indonesia di kuartal I-2021 masih mengalami kontraksi minus 0,74 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan kuartal IV-2020 yang mencatatkan pertumbuhan kontraksi minus 2,19 persen.

Hingga hari ini (21/7), PT Surveyor Indonesia bersama dua BUMN lainnya sudah melakukan sosialisasi di tiga regional, antara lain: Regional DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat; Regional Sumatera; Regional Kalimantan; dan Regional Indonesia Timur. Khusus Indonesia Timur, tiga BUMN Jasa Survei sebagian besar menangani sektor minyak dan gas. Sementara 11 sektor lainnya yaitu Batubara, Pertanian, Kesehatan, Transportasi, Bangunan, Informasi Teknologi, Manufaktur Industri, Produk Retail, Pemerintahan, dan Keuangan.

Tak hanya getol melakukan sosialisasi di berbagai daerah, lanjut Darwin, persiapan lainnya ialah penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), dalam rangka mencegah terjadinya tumpang tindih, khususnya pada 12 sektor pasar di Indonesia Timur.

“Kita akan lebih banyak berkolaborasi satu sama lain dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Kolaborasi ini menciptakan penggunaan sumber daya terdekat agar lebih mudah dijangkau oleh pelanggan,” jelas Darwin.

Adapun sembari menunggu BUMN Holding Jasa Survei disahkan oleh Presiden RI Joko Widodo dalam sebuah Peraturan Pemerintah (PP), Darwin memastikan ketiga BUMN tersebut telah membentuk Tim PMO (Project Management Office), yang beranggotakan perwakilan masing-masing BUMN Jasa Survei dengan tugas menginisiasi sinkronisasi dan/atau integrasi berbagai aspek proses bisnis.

“Ketika PP telah ditandatangani maka strategi bisnis kita akan dijalankan bersama-sama. Strategi ini tentunya akan memiliki panduan agar kita dapat tumbuh bersama dari perbedaan yang telah lama kita jalani masing-masing menjadi kebersamaan dalam kolaborasi. Kita telah menentukan champions setiap sektor yang menjadi market,” papar Direktur Operasi PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) M.Cholil dalam kesempatan berbeda pada 20 April 2021 lalu.

Sementara dalam rangka mendorong optimalisasi TIC, PT Surveyor Indonesia (Persero) bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) dan PT Socufindo (Persero) telah mendirikan TIC Institute pada September 2020 lalu. TIC ini juga merupakan komitmen ketiga BUMN Jasa Survei dalam mengimplementasikan core values AKHLAK, yaitu Amanah, Kompeten, Loyal, Adaptif (Adaptive), dan Kolaboratif (Collaborative).

Untuk diketahui, TIC Institute bertujuan memperkuat brand posisi BUMN Jasa Survei sebagai perusahaan yang fokus untuk terus meningkatkan kompetensi teknisnya dalam industri TIC. Visi besar TIC Institute ialah menciptakan SDM yang unggul, baik di tataran regional maupun global. Juga, memberikan nilai tambah yang lebih besar untuk Tanah Air.

Salah satu layanan TIC Instutite adalah pelatihan Leadership Program. Program ini diharapkan dapat mengembangkan kualitas seseorang untuk menjadi pemimpin yang lebih baik, sehingga potensinya lebih terasah.

“Dalam industri Testing, Inspection, and Certification (TIC) sendiri, komitmen tersebut mencakup riset dan inovasi bersama dalam standar, peraturan, serta kebijakan strategis bagi industri, dan membangun inkubasi ide bagi Holding Jasa Survei,” terang Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Dian M. Noer dalam keterangan terpisah pada 25 Juni 2021 lalu.

TAGS : BUMN Jasa Survei Program Holding Surveyor Indonesia




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :