Kamis, 05/08/2021 19:36 WIB

Kompolnas Minta Pemda Ikut Tertibkan Preman Pungli di Tanjung Priok

Kompolnas meminta pemerintah daerah juga ikut terlibat melindungi sopir truk dari aksi pungli.

Barang bukti Pungli. (Foto : Jurnas/Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta aparat kepolisian untuk melakukan patroli secara rutin di sekitar kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hal tersebut dirasa perlu dilakukan guna memberikan rasa aman terhadap sopir truk kontainer yang bekerja di kawasan tersebut.

"Ditindaklanjuti melalui upaya preemtif yakni adanya patroli rutin," ungkap Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, Selasa (15/6/2021).

Poengky menuturkan penindakan terkait aksi premanisme terhadap sopir truk kontainer bukan hanya menjadi tugas aparat kepolisian. Ia juga meminta agar pihak di luar kepolisian turut mencegah adanya aksi premanisme.

Salah satu caranya dengan memasang kamera pengawas di titik-titik rawan pungli sehingga dapat langsung terkoneksi pihak kepolisian.

"Memang tidak hanya polisi saja yang bertindak, tapi ini juga harus melibatkan Pemerintah Daerah serta pihak lainnya. Utamanya pencegahan terjadinya kejahatan melalui pengawasan dan pemasangan lampu CCTV yang telah terkoneksi dengan command center kepolisian," imbuhnya.

Diketahui, aparat kepolisian berhasil menangkap 50 pelaku pungutan liar (pungli) yang terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.  Pelaku Pungli tersebut merupakan karyawan PT dan preman yang biasa melakukan pungli di lokasi tersebut.

"Dari Polres Metro Jakarta Utara sudah mengamankan 42 orang dari dua TKP. Kemudian Polsek Tanjung Priok dan Polsek Cilincing mengamankan enam serta delapan orang. Lalu di Polres Metro Tanjung Priok juga mengamankan tujuh orang," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus baru-baru ini.

TAGS : Kompolnas Pemerintah Daerah Pungli




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :