Minggu, 25/07/2021 13:15 WIB

Kim Jong Un Bertemu Pejabat Senior Bahas Ekonomi

Korea Utara belum secara resmi mengkonfirmasi kasus COVID-19, meskipun para pejabat Seoul mengatakan di sana tidak dapat dikesampingkan.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memimpin pertemuan ke-14 yang diperbesar dari Biro Politik Komite Sentral ke-7 WPK dalam foto tak bertanggal ini yang dirilis pada 2 Juli 2020 oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) di Pyongyang. KCNA via REUTERS

Seoul, Jurnas.com - Pemimpin -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Korea Utara, -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Kim Jong Un mengadakan pertemuan dengan pejabat senior Partai Buruh untuk mengevaluasi dan meningkatkan ekonomi pada paruh kedua tahun ini. Demikian KCNA pada Selasa (8/6).

-decoration:none;color:red;font-weight:bold">Kim Jong Un mencari peran yang lebih besar dalam pemerintahan untuk mengangkat ekonomi yang terpukul sanksi internasional yang bertujuan menghentikan program nuklirnya, dan penutupan perbatasan yang ketat untuk menangkal virus corona.

-decoration:none;color:red;font-weight:bold">Korea Utara belum secara resmi mengkonfirmasi kasus COVID-19, meskipun para pejabat Seoul mengatakan di sana tidak dapat dikesampingkan karena -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Korea Utara melakukan perdagangan dan pertukaran orang-ke-orang dengan China sebelum menutup perbatasannya awal tahun lalu.

Pada April, -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Kim Jong Un telah mendesak pejabat partai yang berkuasa untuk melakukan "Pawai yang Sulit" lain dari kerja dan pengorbanan, menghubungkan krisis ekonomi saat ini dengan periode kelaparan dan bencana pada 1990-an.

Pertemuan pada hari Senin dengan pejabat senior adalah pendahuluan dari pertemuan pleno Komite Sentral partai yang berkuasa pada bulan Juni, menurut KCNA.

"Kim Jong un merilis sebuah rencana untuk membawa perubahan nyata dalam menstabilkan pekerjaan ekonomi negara dan kehidupan masyarakat," kata KCNA.

TAGS : Sanksi Amerika Serikat Korea Utara Kim Jong Un -




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :