Sabtu, 20/04/2024 10:46 WIB

Maksimalkan Kostratani, Kementan Serap Aspirasi di BPP Rambutan Banyuasin

Tiga program aksi BPPSDMP untuk mencapai visi dan misi yang dicanangkan Presiden RI dan Menteri Pertanian.

Kementan Serap Aspirasi di BPP Rambutan Banyuasin. (Foto: Ist)

Banyuasin, Jurnas.com - Kementerian Pertanian terus berupaya untuk memaksimalkan peran Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Untuk itu, sejumlah aspirasi dan masukan diharapkan diberikan BPP untuk memperkuat program sekaligus SDM pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian menjadi salah satu fokus Kementerian Pertanian.

“Salah satu fokus kita adalah meningkatan kualitas SDM. Dengan SDM yang berkualitas tersebut, kita akan meningkatkan pertanian," ujar Mentan Syahrul.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menyampaikan, tiga program aksi BPPSDMP untuk mencapai visi dan misi yang dicanangkan Presiden RI dan Menteri Pertanian.

“Tiga program aksi adalah penguatan Kostratani (Komando Strategis Pembangunan Pertanian), membangun 2,5 juta petani milenial dan mendukung program Kementerian Pertanian lainnya terutama Food Estate," tuturnya.

Hal ini juga yang dilakukan Kepala Pusat Penyuluhan (Kapusluh) BPPSDMP, Bustanul Arifin Caya, saat mendatangi langsung BPP Kostratani Kecamatan Rambutan, Jumat (28/5).

Didampingi Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung Abdul Roni Angkat, Kepala SMK PP Negeri Sembawa Mattobi`I dan Kepala Bidang Pengolahan, Pemasaran Hasil dan Penyuluhan Pertanian Darwan Agus, Bustanul mendengarkan dan merespon langsung masukan serta permasalahan yang dihadapi para penyuluh dan petani di BPP Rambutan.

Kedatangan Bustanul disambut hangat Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banyuasin, Zainuddin, dan segenap penyuluh dan petani yang berada diwilayah kerja BPP Kostratani Kecamatan Rambutan.

Tak lupa pada kesempatan tersbut disampaikan terkait upaya optimalisasi komando strategis pembangunan pertanian (kostratani) dan penguatan peran kostratani sebagai pusat gerakan pembangunan pertanian nasional.

Menurutnya, Kostratani merupakan salah satu program utama Kementan yang menjadi bagian dari Program kegiatan BPPSDMP untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Kostratani dibentuk dengan tujuan untuk mengoptimalisasikan tugas, fungsi dan peran BPP.

“BPP Kostratani harus menjadi pusat pembelajaran pertanian terpadu serta menjadi wadah konsultasi agribisnis bagi masyarakat,” jelasnya.

Pada sesi diskusi beberapa penyuluh dan petani menyampaikan aspirasi terkait permasalahan yang dihadapi dilapangan seperti minimnya pengetahuan penyuluh terhadap penggunaan teknologi informasi yang mengakibatkan terlambatnya penyampaian informasi terbaru.

Petani dalam aspirasinya juga mengharapkan pemberian bantuan alsintan dapat tepat guna, tepat sasaran dan dapat digunakan dilokasi tertentu.

Selain itu Bustanul juga menyampaikan agar semua pihak (petani dan penyuluh) harus ambil bagian saling bersinergi dan kompak untuk mewujudkan keberhasilan Kostratani.

"Dengan optimalisasi Kostratani, Sumatera Selatan diharapkan mampu menjadi empat besar lumbung pangan nasional," tuturnya.

KEYWORD :

Kostratani Dedi Nursyamsi BPP Rambutan Banyuasin




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :