Minggu, 26/09/2021 22:17 WIB

Gus AMI: Indonesia Harus Mediasi Israel-Palestina Pasca-Gencatan Senjata

Pada 2017 Gus AMI menggelar pertemuan dengan duta besar negara-negara Timur Tengah di Jakarta

Abdul Muhaimin Iskandar alias Gus AMI (tengah) usai nonton bareng film Tjoet Nja’ Dhien di Plaza Senayan XXI, Jumat (21/5/2021).

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR-RI bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar sedikit lega atas kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Palestina, setelah saling serang dalam beberapa hari terakhir di wilayah Gaza.

"Alhamdulillah soal Palestina sudah ada perkembangan baik (gencatan senjata), tapi harus ada solusi lanjutan," kata Gus AMI- sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar di sela acara nonton bareng film Tjoet Nja’ Dhien di Plaza Senayan XXI, Jumat (21/5/2021).

Dalam nobar tersebut, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengenakan kaos bertuliskan “Save Gaza Palestine” sebagai bentuk dukungan moral kepada rakyat Palestina.

Setelah gencatan senjata, Gus AMI menilai Israel dan Palestina harus duduk bersama untuk mewujudkan kedamaian yang sejati. Apalagi konflik kedua negara telah berlangsung cukup lama dan berulang berkali-kali.

Nah, Gus AMI berharap Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Islam terbesar di dunia mengambil peranan strategis sebagai mediator.

"Negara kita harus membantu Palestina menegosiasikan dengan Israel untuk solusi perdamaian,” tutur Gus AMI.

Dukungan terhadap Palestina sebenarnya sudah cukup lama disuarakan Gus AMI. Pada 2017 Gus AMI menggelar pertemuan dengan sejumlah duta besar negara-negara Timur Tengah di Jakarta membahas konflik Palestina dan Israel.

Saat itu hadir duta besar dari Mesir, Palestina, Iran, Qatar, Saudi Arabia, dan Yaman. Gus AMI mengajak para duta besar untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina dengan jalan diplomasi.

"Saya berharap perjuangan terhadap kemerdekaan Palestina terus dilakukan. Alhamdulillah negara-negara Islam bersatu memperjuangkan Palestina,” katanya.

Seruan Gus AMI juga sejalan dengan sikap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang meminta agresi militer Israel di Palestina segera dihentikan untuk mengakhiri krisis kemanusiaan.

TAGS : Abdul Muhaimin Iskandar Gus AMI PKB Israel Palestina gencatan senjata




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :