Rabu, 16/06/2021 05:43 WIB

Update Informasi, Ibu Milenial Pasti Ramah Lingkungan

Ibu Milenial selalu update informasi. Termasuk soal cuci mencuci.

Mencuci dengan memperhatikan lingkungan. (Foto : Jurnas/Ilustrasi Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Generasi milenial tentu memiliki karakter berbeda dari generasi sebelumnya. Termasuk juga ibu-ibu milenial yang selalu aktif dan cenderung tidak bisa berdiam diri dan lebih cerdas, terbuka dengan sesuatu yang baru. Karena melek informasi, mereka lebih ketat menjaga keluarganya. Saking pedulinya dengan keluarga, apalagi di zaman pandemi seperti sekarang mereka mulai
beralih menjadi ibu-ibu yang Eco Friendly. Mereka jadi lebih Go Green, dan mengajak keluarganya untuk menggunakan segala sesuatu yang lebih natural. Mulai dari memakai benda yang dapat digunakan dalam waktu bertahun-tahun, hingga menggunakan bahan-bahan organik atau natural.

Hal itu juga yang dirasakan ibu muda bernama Nia. Saat dihubungi, Ibu satu anak ini mengaku selalu update dengan hal-hal baru khususnya untuk anak-anak dan rumah tangga. “Iya, harus update dunk. Era digitalisasi, melek semuanya. Mana yang baru dan lebih bagus, tentu kita akan gunakan. Apalagi untuk rumahtangga,” kata Nia baru-baru ini.

Termasuk dalam kegiatan sehari-harinya, khususnya urusan cui mencuci. Deterjen merupakan salah satu komponen yang mutlak diperlukan untuk mencuci pakaian setiap harinya. Dari mencuci secara manual maupun menggunakan mesin, deterjen selalu menjadi kebutuhan pokok karena sifatnya yang bisa membersihkan pakaian.

Tidak seperti di luar negeri yang sudah lama memakai deterjen berbahan aktif tumbuhan, umumnya deterjen yang beredar di Indonesia mengandung natrium perborat, pewangi, pelembut, natrium silikat, namun zat yang terkandung dalam deterjen tersebut dapat menyebabkan pencemaran lingkungan karena mengandung busa yang banyak.

Selain dapat mencemari lingkungan, beberapa deterjen yang beredar juga mengandung soda abu. Soda abu berfungsi untuk meningkatkan daya bersih pada pakaian, namun efek samping deterjen yang mengandung soda abu dapat membuat tangan menjadi panas saat bersentuhan dengan deterjen tersebut dan sering sekali tangan menjadi keriput dan meninggalkan bintik putih pada pakaian yang dicuci.

Ibu milenial sering kali memperhatikan hal ini, mengingat mencuci pakaian adalah hal yang sering dilakukan oleh mereka. Penyebab tangan menjadi panas dan kasar pada saat mencuci adalah kandungan LABSA (Linear Alkyl Benzene Sulphonic Acid) pada deterjen yang
gunakan.

Sekarang ada solusi untuk tetap menjaga lingkungan tanpa harus mengurangi kualitas kebersihan pakaian dengan menggunakan Deterjen yang Berbahan Aktif Tumbuhan tanpa LABSA, sehingga menjaga tangan tetap lembut. Mencuci dengan menggunakan deterjen yang mengandung MES adalah era baru mencuci pakaian yang ramah untuk kesehatan dan pilihan tepat untuk ibu milenial yang memperhatikan lingkungan dan keluarga. Mencuci dengan tangan atau dengan mesin tidak perlu khawatir. Dengan kebaikan bahan aktif tumbuhan yang dapat mencuci sampai larut dan membersihkan hingga ke dalam serat pakaian.

Jika mengaku ibu milenial yang eco friendly, harus juga memerhatikan deterjen yang dipakai, demi kesehatan lingkungan dan juga kesehatan keluarga. Mulai sekarang yuk mulai menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Kita hanya perlu membiasakan diri, dimulai dari diri sendiri, kemudian keluarga. Sambil menunggu ada produk deterjen yang berbahan tumbuhan hadir di Indonesia, kita
juga bisa memakai bahan alami seperti Lerak, Lemon, atau Cuka untuk menghilangkan noda di pakaian.

TAGS : Kabar Artis Ibu Milenial Mencuci Pakaian




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :