Sabtu, 15/05/2021 19:11 WIB

PTM Terbatas di Jombang Didukung Penuh Orang Tua Siswa

Sudah satu minggu pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMA Negeri 3 Jombang berlangsung. Kepala Sekolah SMAN 3 Jombang, Singgih Susanto mengatakan PTM terbatas ini disambut girang oleh siswa dan orang tua peserta didik.

Kepala Sekolah SMAN 3 Jombang, Singgih Susanto (Foto Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Sudah satu minggu pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMA Negeri 3 Jombang berlangsung. Kepala Sekolah SMAN 3 Jombang, Singgih Susanto mengatakan PTM terbatas ini disambut girang oleh siswa dan orang tua peserta didik.

Dari total 1.016 siswa SMAN 3 Jombang, lanjut Singgih, lebih dari 90 persen orang tua menghendaki pembelajaran luring di sekolah. Apalagi pembelajaran daring selama setahun terakhir menurutnya kurang efektif.

"Hanya kurang dari 10 persen wali murid yang tidak setuju masuk secara luring. Berarti 90 persen siswa kami, atau bahkan SMA se- Kabupaten Jombang menghendaki kegiatan luring berjalan," kata Singgih beberapa waktu lalu dalam Diskusi Fortadikbud melalui konferensi video.

"Dari 10 persen orang tua yang tidak setuju masuk luring, yang pertama ada rasa ketakutan dari orang tua apabila anaknya masuk dan mengikuti kegiatan luring. Bahkan ada orang tua yang datang ke sekolah menyampaikan trauma, karena beberapa minggu lalu kakaknya meninggal meskipun bukan karena Covid-19," sambung dia.

Sebelum melaksanakan PTM terbatas, Singgih memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang, agar PTM terbatas berjalan sesuai yang diharapkan, yakni menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Protokol kesehatan diberlakukan mulai dari masuk pintu gerbang, sampai berahirnya kehgiatan pembelajaran yang hanya berlangsung selama tiga jam," terang dia.

Dan untuk pemenuhan sarana dan prasarana protokol kesehatan di sekolah, Singgih memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang memang boleh digunakan untuk kebutuhan tersebut.

"Sedangkan terkait vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), kami didatangi oleh pemda dan dinas kesehatan. Alhamdulillah, kami PTK di SMAN 3 Jombang sudah 100 persen divaksin. Sekolah kami sudah siap PTM juga karena PTK sudah dilakukan vaksinasi," ujar Singgih.

Pada 3 Maret 2021 lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menekankan fleksibilitas penggunaan Dana BOS tahun 2021, guna menghadapi PTM terbatas.

Nadiem menganjurkan satuan pendidikan segera memanfaatkan dana BOS untuk memenuhi daftar periksa PTM dan persiapan PTM. Pasalnya, pasca vaksinasi PTK rampung, sekolah akan didorong memulai tatap muka.

"Hal ini dilakukan untuk mencegah kehilangan kesempatan belajar yang lebih besar lagi bagi anak-anak kita," terang Mendikbud waktu itu.

Nadiem mencontohkan fleksibilitas penggunaan dana BOS seperti untuk pembelian gawai, perlengkapan protokol kesehatan, transportasi yang aman bagi guru dan murid, dan lain-lain.

Mendikbud menjelaskan bahwa Kemdikbud berkomitmen untuk memastikan kemerdekaan bagi kepala sekolah untuk menentukan kebutuhan apa yang paling penting bagi sekolahnya di masa pandemi ini.

Harapannya, satuan pendidikan langsung dapat mengambil keputusan cepat untuk mengatasi tantangan-tantanngan yang sangat berbeda di tiap daerah.

Oleh karena itu, kebijakan dana BOS saat ini seyogyanya digunakan untuk memfasilitasi berbagai kebijakan yang diambil satuan pendidikan dalam menyikapi perubahan dan tantangan sehubungan dengan persiapan PTM bertahap.

"Dana BOS 2021 masih tetap fleksibel untuk digunakan membayar honor guru, sebab Indonesia masih dalam kondisi darurat bencana. Namun dalam kondisi normal, penggunaan Dana BOS untuk honor guru dibatasi maksimal 50 persen, baik untuk sekolah negeri dan swasta," kata Mendikbud.

Lebih lanjut ia mencontohkan, kalau sekolah ada yang masih menerapkan PJJ maka jelas yang paling kritis adalah bagaimana untuk kembali tatap muka secara aman.

"Mohon semua kepala dinas, kepala sekolah, dan pemerintah darah untuk segera mengakselerasi dan menggunakan dana BOS untuk segera tatap muka," tegas dia.

TAGS : Pembelajaran Tatap Muka SKB Empat Menteri Mendikbud Nadiem Anwar Makarim SMAN 3 Jombang




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :