Senin, 26/07/2021 11:51 WIB

Duta Petani Milenial Asal Jambi Ini Sukses Kembangkan Jeruk Gerga

Keberadaan para petani milenial sangat diperlukan untuk menjadi pelopor sekaligus membuat jejaring usaha pertanian.

Duta petani milenial Jambi kembangkan jeruk Gerga. (Foto: Ist)

Muaro Jambi, Jurnas.com - Sektor pertanian merupakan sektor yang menjanjikan secara ekonomi, dan profesi petani adalah profesi yang tidak kalah membanggakan seperti profesi lainnya.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menilai profesi petani saat ini jangan dipandang sebelah mata. “Kini, menjadi petani muda prospek nya menjanjikan, dan menghasilkan pendapatan menggiurkan. Tumbuh nya petani muda akan terus didorong oleh Kementerian Pertanian”, ujar Mentan Syahrul.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi selaku Dewan Pembina Duta Petani Millenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) mengatakan bahwa keberadaan para petani milenial sangat diperlukan untuk menjadi pelopor sekaligus membuat jejaring usaha pertanian.

"Mereka pun diharapkan mampu menarik minat generasi milenial menekuni usaha di bidang pertanian”, tegas Dedi.

Adalah Netra Nopita, seorang petani muda asal Desa Lolo Kecil, Kecamatan Bukit Kerman Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Ia bersama suaminya giat membudidayakan tanaman jeruk gerga di lahan seluas 1 Hektar. Ia mengaku bangga menjadi petani sekaligus wirausaha muda di sektor pertanian.

Wanita kelahiran 30 November 1989 ini mengawali karir sebagai guru di salah satu sekolah di Kabupaten Kerinci. Kini, selain sebagai tenaga pendidik ia juga mengembangkan usaha budidaya jeruk gerga yang pemasarannya sudah merambah tidak hanya lokal tapi regional dan ia pun bermitra langsung dengan berbagai kalangan seperti e-commerce, sentra/gudang, agen buah maupun customer langsung.
 
Atas dasar itu Kementerian Pertanian menetapkan Netra Nopita menjadi salah satu Duta Petani Millenial pata tahun 2020 lalu. "Pada tahun 2014 yang lalu saya dan suami mempunyai ide bagaimana caranya menanam/membudidayakan jeruk gerga di lahan seluas 1 hektar dan populasi tanaman sebanyak 400 batang," ujar Netra, Selasa (20/4)

Mengucap syukur dengan hasil yang didapatkan Netra tidak lantas puas. “Alhamdulillah hasilnya bisa mencapai 1-2 ton per bulan. Untuk Duta Petani Millenialnya didaulat berdasarkan SK Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun 2020,” jelas Netra.

Koordinator BPP Kostratani Bukit Kerman, Bambang Sa’di mengatakan sangat bangga memiliki Duta Petani Millenial di Kabupaten Kerinci seperti Netra Nopita ini.

"Kami sangat bangga memiliki petani dan pengusaha berhasil sepeti ibuk Netra. Oleh karena itu, sejak awal panen sampai sekarang jeruk gerga di ikut sertakan di berbagai even pameran Regional dan Nasional.

Bambang berharap kedepan pemasaran jeruk gerga bisa lebih luas dengan bertambah nya produksi, dan dinas terkait ikut andil dalam membantu pemasaran.

TAGS : Duta Petani Millenial Jambi Jeruk Gerga




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :