Senin, 17/05/2021 17:06 WIB

Ini Tips Berkendera Jika Berpuasa

Pengendara harus memperhitungkan beberapa hal sebelum berkendara, apalagi ketika berkendara dalam jarak yang lama atau jauh

Lelaki Utah membuka pintu Mobil Teslanya dengan menggunakan chip yang tertanam di tangannya (foto: UPI)

Jakarta, Jurnas.com - Umat Islam kembali menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Berkendara di bulan Ramadhan ini miliki tantangan tersendiri.

Badan yang lemas karena menahan lapar, kekurangan cairan karena menahan dahaga bisa mengurangi konsentrasi saat berkendara, sehingga berpotensi menurunkan faktor keamanan dalam berkendara.

Untuk itu, agar tetap aman dan nyaman, Suzuki Indonesia memberikan kiat-kiat berkendara pada saat berpuasa.

Menurut Asst to 4W, 2W & Marine Service Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Hariadi, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat berkendara dalam kondisi berpuasa, yaitu:

1. Persiapan sebelum berkendara

Pengendara harus memperhitungkan beberapa hal sebelum berkendara, apalagi ketika berkendara dalam jarak yang lama atau jauh.

Hal tersebut di antaranya adalah mempersiapkan kebutuhan saat akan melakukan perjalanan. Salah satu contohnya, jika perjalanan dilakukan mendekati waktu Maghrib bawalah makanan dan minuman untuk berbuka puasa di perjalanan.

Agar buka puasa tidak mengganggu konsentrasi berkendara, sebaiknya pengendara mencari tempat yang aman untuk berhenti sejenak.

2. Hindari hal-hal yang menyebabkan kantuk

Hal yang sering terjadi saat berpuasa adalah munculnya rasa kantuk berlebih dibandingkan biasanya. Oleh karena itu, bagi pengemudi mobil upayakan agar tidak menyetel suhu AC terlalu dingin karena udara dingin dapat menambah rasa kantuk.

Hal lain yang tak kalah penting untuk mengurangi kantuk saat berkendara adalah dengan memperhatikan pola dan jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur.

Konsentrasi adalah hal yang sangat penting dalam berkendara. Salah satu yang menurunkan konsentrasi dengan drastis adalah rasa kantuk.

Apabila mengantuk saat mengemudi, jangan memaksakan diri. Segera menepi dan beristirahat sampai rasa kantuk tersebut benar-benar hilang.

4. Mengendalikan diri

Kemacetan dan kesemrawutan di jalanan, ditambah pengemudi lain yang serampangan saat berkendara tak jarang memancing emosi. Hal ini justru berdampak tidak baik dan akan menurunkan konsentrasi. Sehingga penting untuk mengendalikan diri dalam situasi tersebut.

Perlu diingat, esensi puasa itu sendiri adalah proses melatih pengendalian diri.

5. Manfaatkan teknologi

Hal yang tak kalah penting adalah memanfaatkan teknologi seperti Google Maps, aplikasi Waze, atau yang lainnya untuk mendapatkan rute yang paling cepat dan dekat, sehingga tenaga dan pikiran tidak terkuras karena jalanan yang macet.

"Mengemudi saat menjalankan puasa seringkali mempengaruhi fungsi kognitif dan memberikan efek pada pengemudi seperti lelah dan mengantuk sehingga dapat mengurangi konsentrasi. Kami harap kiat tersebut dapat diterapkan agar pengemudi tetap memperhatikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan saat berkendara dalam keadaan berpuasa, baik untuk diri sendiri maupun orang lain," tutup Hariadi.

TAGS : Puasa Berkendara Suzuki




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :