Selasa, 22/06/2021 21:33 WIB

UEA Gandeng Startup Jepang Kirim Penjelajah ke Bulan

Perusahaan eksplorasi bulan Jepang iSpace akan bekerja sama dengan UEA dalam membawa penjelajah ke bulan tahun depan.

Model konsep pendarat bulan baru Ispace Inc. ditampilkan selama konferensi pers di Tokyo, Jepang, pada hari Rabu, 13 Desember 2017 [Tomohiro Ohsumi / Bloomberg via Getty Images]

Jakarta, Jurnas.com - Perusahaan eksplorasi bulan Jepang iSpace akan bekerja sama dengan UEA dalam membawa penjelajah ke bulan tahun depan.

Menurut Reuters, penjelajah bulan akan dibangun seluruhnya oleh Emirates, yang semula bermaksud meluncurkannya ke luar angkasa pada tahun 2024 mendatang.

Peluncuran tahun depan akan menjadi misi pertama perusahaan dan akan melibatkan penggunaan Falcon 9 roket dari SpaceX Elon Musk, akan diluncurkan dari Florida.

Berdasarkan perjanjian tersebut, iSpace hari ini mengatakan bahwa pihaknya juga akan memberikan Emirates Lunar Mission dengan komunikasi kabel dan daya selama fase pelayaran dan komunikasi nirkabel di bulan.

Negara Teluk itu ingin berekspansi ke bisnis eksplorasi ruang angkasa karena berusaha mendiversifikasi ekonominya dan mengurangi ketergantungannya pada minyak.

Pada bulan Februari, UEA menjadi negara Arab pertama yang meluncurkan misi antarplanet yang berhasil, setelah penyelidikan "Hope" ke orbit Mars. Misi diluncurkan dari Jepang dengan roket Mitsubishi Heavy Industries H-IIA.

Pusat Luar Angkasa Mohammed Bin Rashid (MBRSC) UEA memiliki tujuan jangka panjang untuk mengirim astronot ke Mars dan mengembangkan pemukiman manusia di sana. 

Awal pekan ini, MBRSC mengumumkan bahwa mereka telah memilih astronot wanita pertama UEA, Noura Al-Matroushi, sebagai salah satu dari dua astronot baru yang akan dikirim untuk misi eksplorasi ruang angkasa di masa depan.

TAGS : Perusahaan UEA Startup Jepang Penjelajah Bulan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :