Selasa, 22/06/2021 20:14 WIB

Pelita Air Angkut Bantuan BNPB ke Lokasi Bencana Alam di NTT dan NTB

Pelita Air memang selalu standby untuk misi kemanusiaan bersama BNPB

Pelita Air Service (PAS) Angkut Bantuan BNPB ke Lokasi Bencana Alam di NTT dan NTB

Jakarta, Jurnas.com - Maskapai penerbangan Pelita Air Service (PAS), yang merupakan anak usaha BUMN Pertamina menjalankan misi kemanusiaan mengangkut bantuan untuk korban dampak bencana alam di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Melalui pesawat ATR 72-500, bantuan langsung bertolak menuju Larantuka Flores NTT dari perdana Halim Perdana Kusumah, Jakarta jam 05.00, Senin (5/4/2021).

Ikut serta dalam penerbangan tersebut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo beserta tim tanggap bencana yang langsung melakukan peninjauan di lokasi bencana.

“Pelita Air memang selalu standby untuk misi kemanusiaan bersama BNPB. Pesawat dan crew kami standby 24 jam. Ini komitmen penuh untuk mendukung pemerintah agar bisa cepat bergerak ketika terjadi bencana,” ujar Michael Umbas, Komisaris PT Pelita Air Service, Senin (5/4/2021).

Selain mengangkut tim tanggap bencana BNPB, kapasitas cargo pesawat memuat kebutuhan bantuan yang disiapkan BNPB berupa bahan makanan, selimut, obat-obatan, masker dan kebutuhan lainnya.

Umbas menyampaikan akan mendukung program presiden untuk gerak cepat membantu mengatasi bencana di dua provinsi di Nusa Tenggara itu.

"Kita semua tentu berdoa dan sangat prihatin atas bencana ini. Dan kami siap untuk terus membantu dengan mengirimkan bantuan melalui armada pesawat yang ada,” kata Michael Umbas.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan jajaran terkait untuk segera melakukan penanganan terhadap bencana banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang yang terjadi di NTT dan NTB.

"Saya telah memerintahkan kepada Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Panglima TNI dan Kapolri untuk secara cepat melakukan evakuasi dan penanganan korban bencana serta penanganan dampak bencana," ujar Presiden di Istana Merdeka, Jakarta.

Presiden juga menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat dalam memastikan hadirnya pelayanan kesehatan dan ketersediaan logistik yang baik di lapangan serta memenuhi kebutuhan dasar bagi para pengungsi.

"Atas nama pribadi dan seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan dukacita mendalam atas korban meninggal dunia dalam musibah tersebut. Saya memahami kesedihan yang dialami saudara-saudara kita akibat dampak yang ditimbulkan dari bencana ini," ungkap Jokowi.

Peningkatan curah hujan di sejumlah daerah dalam beberapa waktu terakhir harus diwaspadai oleh seluruh masyarakat. Presiden mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaannya.

"Perhatikan selalu peringatan dini dari BMKG dan aparat di daerah," tandas Presiden Jokowi.

TAGS : Pelita Air Service BNPB bencana alam NTT NTB Michael Umbas




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :