Vaksin Covid-19 AstraZeneca (Foto: Reuters)
London, Jurnas.com - Tiga puluh kasus pembekuan darah langka telah tercatat di Inggris di antara lebih dari 18 juta orang yang telah mendapatkan vaksin AstraZeneca COVID-19. Demikian kata regulator obat-obatan nasional, Jumat (2/4).
"Manfaat vaksin terhadap COVID-19 terus lebih besar daripada risikonya," kata Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA), mendesak masyarakat untuk menggunakan vaksin tersebut.
Hingga 24 Maret, 22 laporan trombosis sinus vena serebral (CVST) dan delapan kejadian trombosis lainnya dengan trombosit rendah dicatat. "Risiko memiliki jenis bekuan darah khusus ini sangat kecil," kata badan tersebut.
"Jumlah dan sifat dugaan reaksi merugikan yang dilaporkan sejauh ini tidak biasa dibandingkan dengan jenis lain dari vaksin yang digunakan secara rutin," kata pernyataan online MHRA.
Namun, tidak ada laporan untuk vaksin Pfizer-BioNTech.
Badan tersebut mengatakan vaksinasi adalah cara paling efisien untuk mengurangi jumlah kematian dan penyakit serius akibat virus corona.
Belanda pada Jumat menjadi yang terbaru dalam barisan negara-negara Eropa yang menghentikan vaksinasi dengan suntikan AstraZeneca untuk orang di bawah usia 60 tahun di tengah kekhawatiran terkait dengan pembekuan darah yang langka.
Langkah itu dilakukan setelah lima kasus baru di Belanda mempengaruhi wanita berusia antara 25 dan 65 tahun, salah satunya meninggal. Jerman telah mengambil keputusan serupa awal pekan ini.
European Medicines Agency (EMA), yang sebelumnya juga telah menyatakan vaksin AstraZeneca aman, seperti halnya Organisasi Kesehatan Dunia, diharapkan mengumumkan saran terbaru tentang masalah ini pada 7 April.
EMA mengatakan lagi pada Rabu bahwa mereka yakin vaksin itu aman dan para ahli tidak menemukan faktor risiko khusus seperti usia, jenis kelamin atau riwayat medis.
Inggris, tempat vaksin itu dikembangkan bersama Universitas Oxford, telah menjadi salah satu negara yang paling parah terkena virus korona dengan hampir 127.000 orang meninggal. (AFP)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Vaksin COVID-19 AstraZeneca

























