Senin, 17/05/2021 19:58 WIB

Nongol Lewat Video, Pengacara Sebut Aung San Suu Kyi Masih Sehat

Peraih Nobel, yang telah ditahan sejak militer merebut kekuasaan pada 1 Februari, ingin bertemu pengacara secara langsung tetapi akhirnya diizinkan melakukan konferensi video di hadapan polisi.

Aung San Suu Kyi (Foto: Reuters)

Yangon, Jurnas.com - Pemimpin Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi tampak dalam keadaan sehat pada Rabu (31/3) dalam video meeting pertamanya dengan salah satu pengacaranya sejak ditahan dalam kudeta.

Peraih Nobel, yang telah ditahan sejak militer merebut kekuasaan pada 1 Februari, ingin bertemu pengacara secara langsung tetapi akhirnya diizinkan melakukan konferensi video di hadapan polisi, pengacara Min Min Soe mengatakan kepada Reuters melalui telepon.

"Amay terlihat sehat, kulitnya bagus," kata Min Min Soe, menggunakan istilah sayang yang berarti "ibu" untuk menyebut Aung San Suu Kyi. "Hanya kasus hukum terhadapnya yang diajukan sejak kudeta yang dibahas selama konferensi video."

Aung San Suu Kyi, yang berusia 75 tahun ditangkap pada hari yang sama ketika militer merebut kekuasaan dan menghadapi dakwaan termasuk mengimpor enam radio genggam secara ilegal dan melanggar protokol virus corona.

Militer juga menuduhnya melakukan penyuapan dalam dua konferensi pers baru-baru ini. Pengacaranya mengatakan tuduhan itu dibuat-buat dan menganggap tuduhan penyuapan sebagai lelucon.

Sidang berikutnya dalam kasusnya akan berlangsung pada Kamis.

Militer membenarkan kudeta tersebut dengan mengatakan bahwa pemilihan November yang dimenangkan oleh partai Aung San Suu Kyi adalah curang. Komisi pemilihan mengatakan pemungutan suara itu adil.

Penerapan kembali kekuasaan militer setelah satu dekade langkah tentatif menuju demokrasi telah memicu oposisi yang tak henti-hentinya.

Setidaknya 521 warga sipil telah tewas dalam protes, 141 di antaranya pada hari Sabtu, hari paling berdarah dari kerusuhan, menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP).

Pertempuran juga terjadi antara tentara dan pemberontak etnis minoritas di daerah perbatasan. Pengungsi yang melarikan diri dari kekacauan mencari keamanan di negara tetangga. (Reuters)

TAGS : Militer Myanmar Aung San Suu Kyi Min Min Soe Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :