
Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Demokrat, Syarief Hasan. (Foto: Jurnas)
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan meminta kepada para Duta Besar Indonesia untuk mempelajari kondisi geografis dan sejarah negara dirinya ditempatkan.
Bukan tanpa alasan, menurut dia, hal ini penting dilakukan agar perlindungan masyarakat Indonesia terhindar dari tindakan rasisme bisa diantisipasi.
"Sehingga di dalam program kerjanya ke depan itu bukan hanya care terhadap ekonomi dan diplomatik. Tetapi juga care terhadap menyangkut masalah perlindungan warga negara Indonesia pada negaranya di tempatkan," kata Syarief dalam diskusi dengan tema "Menyoal Rasisme Anti Asia Di AS, Bagaimana Nasib WNI Kita?, di Media Center DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (29/3).
Terima Pengurus PWI Pusat, Ketua MPR Dorong Peningkatan Kompetensi dan Profesionalitas Wartawan
Menurut dia, selama ini fokus perlindungan hanya terlaksana kepada tenaga kerja Indonesia yang berada di luar negeri. Namun, seharusnya para Dubes itu juga bisa memberi perhatian lebih kepada perlakuan dari negara-negara tertentu kepada WNI yang berada di sana.
Lebih lanjut, Syarief juga mendorong kepada masyarakat Indonesia yang berkunjung atau menetap di negara lain untuk segera melapor kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).
Ketua MPR Ingatkan Perlunya Perbaikan Demokrasi Indonesia Saat Sosialisasi Empat Pilar di Semarang
Sehingga, jika ada permasalahan terhadap para WNI, pihak KBRI bisa segera merespon dan mengantisipasi masalah tersebut.
"Jadi KBRI itu bisa mengetahui kalian ada dimana. Selain itu mengetahui perkembangan yang ada dan bisa mengantisipasi kejadian-kejadian yang dialami oleh kalin dan melakukan pertolngan pertama pada saat yang dibutuhkan," demikian Syarief Hasan.
Deklarasi Majelis Kridatama Pancasila, Gus Jazil : Pentingnya Nilai-Nilai Pancasila Menghadapi Era Disrupsi
Kinerja MPR Warta MPR Syarief Hasan Demokrat Rasisme Amerika Serikat