Senin, 14/06/2021 19:50 WIB

JAPI: Bom Makassar Ujian Bagi Kesigapan Kapolri dan Kemenag

Iradat Ismail, Ketua Koordinator Nasional (KorNas) Jaringan Pemuda Indonesia (JAPI) / Mantan Ketua PII Maluku Utara

Jakarta, Jurnas.com - Jaringan Pemuda Indonesia (JAPI) mengecam keras siapa pun pihak yang terkait dengan aksi bom bunuh diri yang meledak di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (30/3/2021).

Ketua Koordinator Nasional (KorNas) Jaringan Pemuda Indonesia (JAPI) Iradat Ismail mengatakan, bom bunuh diri di sebuah gereja di Makassar itu adalah teror yang menimbulkan ketakutan dan menghilangkan rasa aman di masyarakat.

Karena itu, kata Iradat, aksi ini menjadi ujian berat bagi aparat keamanan, khususnya Polri yang dipimpin Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Peristiwa di Makassar menjadi ujian bagi Kapolri Jenderal Sigit. Ia harus bisa memimpin Polri dalam menuntaskan tindakan teror. Mulai dari motif pelaku, jaringan, hingga paham yang mereka anut harus diungkap," tegas Iradat.

Selain Kapolri, Iradat juga menyebut Kementerian Agama perlu bekerja keras, karena Kemenag mendapat amanat untuk membimbing umat beragama agar tidak terpengaruh ideologi sesat.

"Kita juga minta Kementerian Agama dibawah Gus Yaqut, bekerja lebih sigap lagi, karena sebagai institusi yang bertugas melaksanakan program koordinasi dan bimbingan bagi umat beragama Indonesia," tandas Iradat.

Mantan Ketua Pelajar Islam Indonesia (PII) Maluku Utara ini mengingatkan, peristiwa bom bunuh diri di Makassar ini harus segera diungkap dan diselesaikan secepatnya.

"Kalau tidak segera diselesaikan akan menjadi bumerang bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Waspadalah," tuntas Iradat Ismail, Ketua KorNas JAPI

TAGS : bom bunuh diri Kapolri Listyo Sigit Prabowo Iradat Ismail JAPI




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :