Selasa, 18/05/2021 12:46 WIB

Survei Indikator Sebut Anies Nomor Satu, Karyono Sodorkan Lima Catatan Penting

Hanya memotret persepsi pemilih yang berusia 17 - 21 tahun.

Karyono Wibowo, Direktur Eksekutif IPI

Jakarta, Jurnas.com - Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis survei bahwa Anies Baswedan paling diminati kalangan anak muda untuk menjadi presiden.

Dari 17 nama yang masuk radar sirvei, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 15,2 persen; Ganjar Pranowo 13,7 persen; Ridwan Kamil 10,2 persen; Sandiaga Uno 9,8 persen; Prabowo Subianto 9,5 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,1 persen.

"Tokoh lain di bawah 2 persen, ada Erick Thohir, Tito Karnavian, Puan Maharani, Gatot Nurmantyo, dan Khofifah Indar Parawansa, Ma`ruf Amin, Budi Gunawan, Bambang Soesatyo, Airlangga Hartarto, Mahfud MD, serta Muhaimin Iskandar," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat pemaparan survei secara daring, Minggu (21/3/2021).

Terkait hal ini, Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute Karyono Wibowo mengatakan ada lima hal yang perlu dicermati dari data survei indikator tersebut.

Pertama, kata Karyono, populasi yang disurvei adalah seluruh warga negara Indonesia yang berusia 17-21 tahun. Artinya, survei ini hanya memotret persepsi pemilih yang berusia 17 - 21 tahun.

"Jadi hasil survei tersebut tidak mewakili pendapat seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih," jelas Karyono, Senin (22/3/2021).

Kedua, lanjut Karyono, jika merujuk pada usia responden dalam rentang usia 17 - 21 tahun, maka hasil survei ini tidak mewakili keseluruhan generasi muda. Hasil survei ini juga tidak mewakili generasi milenial atau yang sering disebut generasi Y.

"Pasalnya, secara umum, generasi Y atau yang lebih dikenal dengan generasi milenial adalah orang lahir pada tahun 1980 -1995. Berarti pada tahun 2021, generasi milenial akan berada di rentang umur 26-41 tahun," ungkapnya.

Ketiga, jelas Karyono, jika dilihat dari posisi elektabilitas 17 tokoh yang diuji, ada 5 tokoh yang paling banyak mendapatkan dukungan pemilih di usia 17 - 21 tahun, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto.

Namun yang penting diketahui, kata Karyono, posisi Anies Baswedan dengan Ganjar Pranowo secara metodologis bisa dikatakan sama sama memiliki peluang di urutan pertama karena selisihnya hanya 1.5% masih berada dalam ambang batas margin error sekitar 2.9%. Elektabilitas Anies dalam survei ini sebesar 15,2% dan Ganjar menempel ketat dengan tingkat elektabilitas 13,7%.

Keempat, yang perlu dipahami adalah bahwa survei ini merupakan survei persepsi publik tentang preferensi terhadap sejumlah tokoh yang berpotensi menjadi capres. Hasil survei ini hanya memotret persepsi khususnya pemilih di rentang usia 17 - 21 tahun.

"Hasil survei persepsi sekadar memberi gambaran kondisi saat ini (ketika survei dilakukan). Karena yang diukur adalah persepsi maka hasil survei ini tidak bersifat konstan. Persepsi publik akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang berkembang dari waktu ke waktu," tegas Karyono.

Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan pilpres 2024 masih cukup lama. Pergulatan politik masih sangat dinamis. Sejumlah variabel masih akan mempengaruhi persepsi publik dalam memilih sejumlah tokoh.

"Sehingga masih sangat memungkinkan terjadi volatilitas dukungan. Dengan demikian, elektabilitas calon presiden yang unggul di survei hari ini masih bisa berubah, bisa naik turun, tidak bersifat konstan," tegasnya.

Terakhir kelima, masyarakat perlu memahami tentang cara membaca hasil survei dan harus dapat membedakan mana survei yang sekadar digunakan untuk framing  dengan tujuan tertentu mana yang tidak.

"Mempelajari dan menganalisa perbandingan sejumlah hasil survei setidaknya akan membantu nalar kita untuk memahami sejumlah data survei yang semakin menjamur," tuntas Karyono Wibowo.

TAGS : Burhanuddin Muhtadi Indikator Politik Anies Baswedan Karyono Wibowo




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :